Bukan Hanya Kepala Babi, Ternyata Warga Daegu, Korea Selatan Lakukan Ini untuk Menolak Pembangunan Masjid


inNalar.com –
Muslim di dunia khususnya yang ada di Indonesia seketika dibuat terkejut dengan adanya kabar tentang adanya peletakkan kepala babi saat pembangunan masjid di Daegu.

Bagaimana tidak, warga Daegu, Korea Selatan secara tiba-tiba menunjukkan aksi penolakan terhadap pembangunan masjid yang dilakukan oleh pihak mahasiswa asing.

Bahkan, warga Daegu juga pernah melakukan aksi demonstrasi untuk menunjukkan aksi penolakan pembangunan masjid yang ada di sekitar wilayah itu.

Setelah gagal, warga Daegu juga mengajukan pengaduan namun ditolak, kemudian mereka mengajukan banding untuk penolakan pembangunan masjid di sana.

Baca Juga: Sejarah Barongsai, Tarian Tradisional Perayaan Imlek Warisan Leluhur Tiongkok yang Dilestarikan

Ternyata berita tentang kepala babi sebagai aksi penolakan ini bukan hanya sekali terjadi, dikutip inNalar.com dari YouTube korea reomit inilah hal lain untuk menolak adanya pembangunan masjid.

Aksi Penolakan


Setelah melakukan aksinya ke jalur hukum dan ditolak lantas tak membuat warga sekitar menyerah.

Mereka bahkan sempat menghalangi jalan masuk area konstruksi dengan mobil sehingga membuat pihak kontraktor melaporkan 4 orang yang terlibat.

Selain itu juga aksi lain yang dilakukan antara lain adalah mengganggu orang yang tengah beribadah dengan sengaja menyetel musik dengan keras.

Baca Juga: Sisi Gelap TWS Fatloss atau Diet Sultan Seharga Rp15Juta, Penipuan atau Memang Terbukti?

Bahkan warga Daegu dengan sadar membuang sampah di depan tempat ibadah umat muslim ini.

Bukan hanya kepala babi yang diletakkan di depan lokasi pembangunan masjid, namun mereka juga dengan sengaja membakar daging babi di sana.

Pada kepala babi yang diletakkan di depan pembangunan, mereka mengatakan bahwa itu merupakan tradisi syukuran ala Korea Selatan jika ada yang mempunyai bisnis baru.

Aksi Pembelaan


Meski berita kontra yang begitu besar menyebar, tidak lantas membuat semua orang Korea Selatan berprilaku seperti itu.

Baca Juga: 3 Zodiak dengan Horoskop Terbaik Hari Ini, Sabtu 7 Januari 2023: Ada Siapa Saja yang Masuk Daftar?

Ada sekumpulan umat Islam daerah lain yang ikut membantu dan membela. Begitu juga dengan warga Korea Selatan lain yang tidak merasa terganggu.

Diduga warga Daegu ini mendapat hasutan bahwa kaum minoritas tidak perlu diberikan tempat karena dapat berpotensi untuk menguasai tempat yang ditinggalinya.

Selain itu juga memang diketahui bahwa warga Korea Selatan diberi kebebasan untuk tidak memeluk agama, sehingga mereka tidak terbiasa dengan orang yang menganut agama tertentu.

Hal lain juga yaitu mereka takut akan harga rumah yang akan menurun karena akan adanya pembangunan masjid.

Baca Juga: Resep Masakan Pindang Bandeng Kukus, Menu Spesial Tahun Baru Imlek yang Cocok Dimakan Bareng Keluarga

***

 

Rekomendasi