

inNalar.com – Kucing menjadi salah satu hewan peliharaan favorit yang memiliki tampilan imut dan lucu.
Ternyata, mereka juga bisa baper dan ngambek kepada pemiliknya. Lalu apa saja ciri-ciri kucing ngambek?
Sebelum mengetahuinya, pahami dahulu bahwa hal ini menjadi sebuah fakta bahwa ternyata bukan hanya manusia saja yang bisa memiliki perasaan tersebut.
Perasaan ini merupakan salah satu ekspresi kemarahan mereka yang merasa tidak nyaman.
Tidak heran jika akan menimbulkan perilaku-perilaku yang ditunjukkan dari hewan ini.
Oleh karena itu, sebagai pemiliknya maka usahakan untuk memahami perasaan anabul tersebut.
Dilansir InNalar.com dari akun TikTok @bubuldaily, ada beberapa ciri-ciri kucing ngambek
Sering Menghindari Pemiliknya
Ketahui bahwa hewan mungil ini juga membutuhkan waktu dan ruang untuk menyendiri.
Terlebih ketika hati mereka sedang sedih sehingga akan lebih memilih untuk menghindari pemiliknya.
Baca Juga: Jangan Tunggu Sakit! Terapkan 3 Cara Ini untuk Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir di Rumah
Tentu perlu memahami mereka dengan cara memberikan waktu khusus terhadap kesendirian mereka.
Lebih Sering Menggeram
Selanjutnya cek apakah hewan kesayangan ini lebih sering menggeram terus-menerus atau tidak.
Jika iya, maka ini juga menjadi tanda bahwa anabul tersebut sedang baper.
Baca Juga: Dijamin Berhasil! Ini Cara Ampuh Merawat Kucing Kampung Jadi Anggora
Mereka menunjukkan ekspresi tidak suka dengan mengeluarkan suaranya atau menggeram.
Geraman yang terus-menurus ini menjadi tanda bahwa mereka sedang marah.
Hal ini bisa terjadi biasanya karena pemiliknya memegang bagian tubuh yang tidak mereka sukai.
Mata Menatap dengan Tajam
Ciri-ciri lainnya yaitu cenderung memberikan tatapan mata yang lebih tajam dari biasanya kepada pemiliknya.
Saat mereka ngambek, umumnya mereka menunjukkan perilaku berbeda dari biasanya.
Seperti hanya dengan mengamati pemiliknya dari jauh serta menatap memakai ekspresi lebih serius.
Tidak Mau Makan
Siapa yang menyangka bahwa ngambek menjadi salah satu perasaan yang sering diekspresikan oleh kucing.
Bukan hanya manusia, saat hewan tersebut mengalami hal ini maka cenderung menolak makanan kesukaan mereka.
Anabul tidak mau makan akibat sedang marah atau risih dengan lingkungan sekitarnya.
Akan tetapi, perlu memperhatikan hal ini lebih lanjut karena bisa saja penyebab tidak mau makan adalah masalah pencernaan.
Pergerakan pada Ekor dan Daun Telinga
Ciri-ciri berikutnya yakni adanya perubahan pergerakan pada ekor dan daun telinga.
Mereka akan menekuk daun telinganya ke arah belakang saat merasa tidak nyaman.
Kucing juga akan mengibas-ngibaskan ekornya dengan cepat saat ngambek atau marah.***