

InNalar.com – Terdapat bandara internasional di Sumatera Utara yang akan diperbesar hingga nantinya akan jadi megah.
Bandara itu adalah Kualanamu yang difungsikan untuk masyarakat di Medan terbang, namun kini akan dikembangkan dan direnovasi selama 25 tahun lamanya.
Dengan adanya penambahan tersebut, maka diharapkan nantinya bandara Kualanamu ini mampu mendorong sektor pariwisata yang ada di Medan, maupun di pulau Sumatera.
Sementara itu, rencana untuk melakukan pengembangan pada bandar udara Kualanamu ini dimulai sejak tahun 2022 hingga tahun 2047.
Selama 25 tahun dikembangkan itu, nantinya juga akan mengubah kapasitas penumpangnya mencapai 65 juta per tahun.
Dilansir InNalar.com dari laman resmi dephub, pengembangan yang dilakukan selama 25 tahun ini nantinya akan menguras anggaran hingga Rp56 triliun.
Karena akan memperbanyak jalur internasional, rute yang difokuskan dalam menambah rute baru itu seperti dari India, sub-continent India, dan Asia.
Selain itu, pihak bandara Kualanamu juga akan meningkatkan tingkat konektifitas kota Medan.
Ada pula nantinya pihak bandar udara Kualanamu juga akan bekerja sama dengan maskapai asing agar konektifitasnya dapat meningkat.
Dari modal sebanyak Rp 56 triliun tersebut, nantinya akan digunakan untuk mengembangkan beberapa infrastruktur pada bandar udara.
Perkembangan yang dilakukan itu seperti pembangunan runway atau landasan pacu yang baru, perluasan terminal, dan penambahan fasilitas utama bandara.
Sementara itu karena akan dibangun selama 25 tahun dengan anggaran yang fantastis, pembangunannya akan dibangun melalui 4 tahap.
Baca Juga: 5 Fakta Unik Tentang BRI di HUT ke-128, Didirikan Priyayi Purwokerto dari Uang Kas Masjid?
Tahap pertama, anggaran yang dikeluarkan yaitu sebesar Rp 8 triliun.
Akan tetapi, investasi tersebut baru akan dilaksanakan pada tahun 2025 hingga 2027.
Pada tahap pertama ini juga akan dilakukan peningkatan jumlah penumpang hingga 17 juta yang kapasitas maksimal terminalnya mencapai 20 juta orang.
Sedangkan untuk tahap kedua, investasi yang akan dikeluarkan adalah sebanyak Rp 7 triliun dengan dilakukan pada tahun 2028-2031.
Diharapkan untuk tahap kedua ini jumlah penumpang dapat mencapai 24 juta dengan kapasitas bandara Kualanamu sanggup menampung pergerakan maksimal hingga 30 juta orang.
Berlanjut ke tahap ketiga, Rp 17 triliun akan dikucurkan untuk mengembangkan bandar udara di Sumatera ini.
Dengan investasi sebanyak itu, nantinya akan dilaksanakan pada 2033-2036.
Adapun Investasi sebanyak ini difungsikan untuk mendorong peningkatan jumlah penumpang mencapai 42 juta orang.
Sedangkan untuk tahap keempat atau tahap terakhir di tahun 2042-2044, investasinya adalah sebanyak Rp 15 triliun.
Pada tahap terakhir inilah yang merupakan tahap ultimate dengan penambahan jumlah pergerakan penumpang dapat mencapai 54 juta di tahun 2047 yang kapasitas maksimalnya adalah 65 juta. ***