Borok Panji Gumilang di Tahun 2018 Akhirnya Terkuak: Diduga Cabuli Para Santriwati

inNalar.com – Kejahatan Panji Gumilang, pemimpin pondok pesantren Al Zaytun tersebut kini terkuak, diduga telah melakukan hal cabul kepada santriwati pada tahun 2018.

Beredar rekaman suara yang merekam percakapan antara Panji Gumilang dengan seseorang berinisial K yang diduga adalah santriwati korban pencabulan pemimpin Al Zaytun tersebut.

Rekaman tersebut berisi tentang K, korban pencabulan yang meminta pertanggungjawaban kepada Panji Gumilang atas perbuatan yang telah dilakukan.

Baca Juga: Apa Penyebab Ibu Nathalie Holscher Meninggal Dunia? Sang Kakak Ungkap Semuanya

Dalam rekaman yang berdurasi 2 menit 16 detik tersebut, terdengar suara korban yang sangat lirih ketika menanggapi pembicaraan yang dilakukan bersama Panji Gumilang.

Panji Gumilang mengatakan bahwa terburu-buru itu ada yang jelek dan ada yang bagus. Pemimpin ponpes Al Zaytun tersebut juga mengatakan bahwa saat itu sudah punya ketenangan.

Dilanjutkan dengan perkataan bahwa tidak perlu mengungkit kejadian yang telah berlalu karena semua ada waktunya, maka harus sabar.

Baca Juga: Spesial Hari Raya Idul Adha 2023: Resep Empal Serundeng Kemiri yang Empuk dan Gurih, Simak Cara Pembuatannya

Rekaman yang beredar dan diduga berisi tentang korban pencabulan yang meminta pertanggungjawaban tersebut sebenarnya sudah ada sejak tahun 2018.

Sebelum melakukan kejahatan asusila kepada K, Panji Gumilang diduga juga sudah pernah melakukan tindakan pelecehan yang menyebabkan banyaknya guru tidak dapat mengajar di Al Zaytun.

Kejadian naas yang menimpa K, diduga korban pencabulan oleh Panji Gumilang tersebut juga telah dilaporkan ke Polda Jawa Barat pada tahun 2021.

Baca Juga: Apa Penyebab Ibu Nathalie Holscher Meninggal Dunia? Sang Kakak Ungkap Semuanya

Kenapa tidak segera dilaporkan pada tahun 2018? Hal tersebut karena ketatnya penjagaan yang ada di Al Zaytun pada saat itu.

Kuasa hukum korban sempat menjelaskan kronologi kejadian tidak baik tersebut yang bermula dengan dugaan bahwa Panji Gumilang menaruh hati kepada K.

Hingga akhirnya terjadi kontak fisik yang tidak diinginkan. Bahkan ketika K sudah menolak karena itu bukan hal yang benar, Panji Gumilang diduga tetap memaksa dengan dalih tidak ada yang tahu.

Meskipun sudah ada korban yang melaporkan tindakan cabul yang dilakukan oleh Panji Gumilang, hingga saat ini tidak ada titik terang terkait hal tersebut.

Panji Gumilang dan ponpes Al Zaytun masih beroperasi hingga saat ini muncul kembali kontroversi dan ramai di media sosial.

Sebagai seorang pemimpin pondok pesantren, sikap Panji Gumilang bukanlah hal yang baik apalagi sampai melakukan tindakan cabul kepada santriwati disana.

Hingga kini, masyarakat ramai di media sosial dengan tujuan agar kasus-kasus yang menyeret nama Panji Gumilang bisa diusut hingga tuntas dan apabila terbukti melakukan kejahatan segera mendapatkan hukuman yang setimpal.***(Rohma Roifatunnisa’)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]