Bongkar Peluang Bisnis Bercuan dari Investasi Uang Kuno, Menguntungkan?

inNalar.com – Produk investasi yang biasanya lebih dikenal oleh masyarakat tentu yang terpikir pertama kali adalah reksadana, emas, saham dan lain sebagainya.

Namun, apakah kamu sudah mengetahui peluang cuan dari bisnis investasi uang kuno? Karir yang ditekuni oleh para kolektor ini cukup menarik, kenapa?

Pasalnya, kompetitornya masih terbilang sedikit, yakni hanya sekitar 5 persen atau bahkan 3 persen yang menggeluti bisnis koleksi uang kuno.

Baca Juga: Keren! Kolektor Asal Madiun Ini Punya 233 Koleksi Uang Kuno dari Berbagai Generasi

Dengan kata lain peluang sebagai pemburu uang lawas ini terbuka sangat luas bagi masyarakat, karena jumlahnya yang minim.

Namun penting pula bagimu untuk mengetahui bagaimana cara kerja bisnis uang kuno ini?  Kamu pun dapat mempertimbangkan apakah bidang ini menguntungkan atau tidak.

Investasi Uang Kuno

Baca Juga: Kenal Mujirun? Pengukir Gambar Uang Indonesia Paling Terkenal RI, Jebolan Sekolah Seni di Yogyakarta

Pertama, salah satu komponen bisnis investasi adalah kelangkaan. 

Peluang kelangkaan yang tinggi akan menjamin peluang bisnis menjadi semakin bagus untuk masa depan.

Misalnya ada yang menjual uang Rp 5 Gulden Hindia Belanda, namun, banyak yang ragu untuk membelinya.

Baca Juga: Uang Kolonial Belanda Ini Masih Diburu Kolektor Meski Harganya Rp30 Juta per Lembar

Tetapi apabila tiba-tiba ada yang membelinya sebanyak 10 orang maka harga uang tersebut akan melonjak tinggi tergantung dengan jumlah pembeli.

Uang lawas naik harganya bukan karena waktu tetapi berdasarkan berapa jumlah kenaikan kolektornya yang ada di masyarakat.

Bukan hanya ribuan, tetapi kenaikan kolektor satu atau dua saja bisa menyebabkan harga uang tersebut melonjak tinggi.

Baca Juga: Masih Simpan Uang Kertas 10 Ribu Gambar Barong? Cek Harganya, Bisa Tembus Puluhan Juta Rupiah Lho

Kedua, prinsip berinvestasi uang kuno adalah tergantung pada kondisi fisik uang.

Uang lama memiliki kondisi fisik yang berbeda-beda. beberapa kondisinya adalah masih utuh, setengah rusak, atau sudah rusak.

Kondisi uang ini biasanya dikarenakan uang sudah terpakai atau proses alami.

Baca Juga: 24 Tahun Emas Sumbawa NTB Dikeruk, Perusahaan Ini Menggurita hingga Caplok Bisnis Tambang Australia

Semakin bagus kondisi uang maka peluang harganya semakin tinggi berkali-kali lipat dibandingkan nilai nominal aslinya.

Selain kondisi karena sudah terpakai dan proses alami uang kuno juga memiliki kondisi pada saat proses pencetakan uang.

Contohnya seperti misprint atau uang yang mengalami kondisi salah cetak dan miscut uang yang mengalami kondisi salah potong sehingga uang menjadi cacat.

Kecacatan ini oleh seorang numismatik atau kolektor uang bisa dihargai sangat tinggi bahkan sampai jutaan rupiah.

Itulah informasi mengenai uang kuno sebagai produk investasi yang berharga, apakah kamu tertarik untuk berinvestasi dengan uang kuno?***

REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]