Bom Rakitan Diduga Dibawa Seorang Pria Masuk Bank di Majalengka, Netizen: Nanti Dibilang Radikal Radikul

inNalar.com – Bom rakitan diduga dibawa oleh seorang pria ke sebuah bank di sekitar alun-alun Desa Leuwimunding Kabupaten Majalengka, awalnya layanan keuangan berjalan seperti biasa di hari Senin, 23 Mei 2022 karena tidak ada peringatan apapun atau tanggal merah.

Sampai pukul 15.00 WIB seorang pria masuk ke dalam bank dan langsung menuju kasir sambil mengatakan meminta uang sebanyak 30 juta dan mengancam bahwa dirinya membawa bom rakitan, beruntung pihak berwajib segera mengamankan laki-laki tersebut.

Kombes Pol Ibrahim Tompo sebagai Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat menyatakan bahwa kejadian seorang pria mengaku membawa bom, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim penjinak bahan peledak atau yang sering disingkat dengan Jihandak.

Ternyata orang itu hanya sekedar menakut-nakuti saja, dan ada barang yang memang mirip dengan bom rakitan, tetapi sebenarnya plastik dirangkai serta ditambah kabel. Dalam video viral terlihat pria berdiri, sedang terdapat suara bertanya mana peledaknya?

Baca Juga: Kilas Sejarah Hari Valentine 2022: Kengerian Kota Dresden saat Dihujani Bom oleh Sekutu Pada Tahun 1945

“Mana bomnya?,” ujar seseorang seperti dikutip inNalar.com dari video yang diunggah akun Instagram @forunwartawanpolri pada Selasa, 24 Mei 2022.

Seorang pria yang tampak berjaket hitam dan membawa tas menjawab dengan mengangguk, posisinya sudah di luar ruangan, berada di atas tanah seperti lapangan dengan rumput di bagian dasar.

Sementara tampak di bagian belakang jalan raya dan banyak kendaraan roda dua parkir serta lalu lalang, seseorang dengan mengenakan helm juga tampak di sekitarnya, lalu berbicara dengan lelaki berbaju putih.

Kemudian perekam video tampak berbicara dengan seorang berbaju ungu yang menjelaskan kejadian. Warganet banyak menanggapi kejadian tersebut, salah satunya mengomentari nanti disebut radikal.

“Stres mungkin, kok ngomong, nanti dibilang radikal radikul.” Kata akun @riansautra8554.

Baca Juga: Rusia Tembakkan Rudal ke Ukraina: Suara Sirine, Tembakan Hingga Ledakan Bersahutan di Kyiv

Selain itu ada warganet yang berkomentar pasti karena pinjaman online sebesar 30 juta, maka ngancamnya minta jumlah yang sama.

“Pasti pinjaman online-nya sampai 30 juta, makanya mintanya cuma segitu.” Ujar akun @dome.siburian.

Melihat kondisi pria mengaku membawa bom rakitan itu diikat di lapangan, seorang netizen berkomentar mengusulkan agar polisi mengikatnya saja di gawang, lalu lemparkan telur dan terigu.

“Ikat di gawang, ceplokan telur dan terigu, Pak Pol!.” Tulis akun @slametbudiman07.

Warganet lain mengatakan banyak orang stres sekarang, bom kentut yang super bau, tanggung sekali minta 30 juta, dan akhirnya Majalengka viral.

“Wah, Majalengka viral ni!” Komentar @maradink.***

Rekomendasi