
inNalar.com – Uang Soekarno pecahan Rp 1000 tahun 1964 kini tengah diperbincangkan di masyarakat karena kabarnya bisa melengkung sendiri. Simak penjelasan dan faktanya berikut ini.
Saat ini tengah hangat diperbincangkan uang kertas bergambar Soekarno pada pecahan 1000 rupiah tahun 1964.
Pasalnya di sosial media beredar bahwa uang seri tersebut bisa melengkung dengan sendirinya apabila diletakkan di atas telapak tangan.
Baca Juga: Caplok 473.310 Hektare Lahan, Perusahaan Tambang Raksasa di Kepulauan Riau Ini Punya Pos Pelaut
Atas kegemparan tersebut, uang Soekarno ini kini dijual di beberapa market place dengan harga selangit.
Namun, apakah benar jika uang asli tersebut bisa melengkung sendiri dan patut untuk dihargai dengan nominal ratusan juta tersebut?
Dilansir dari YouTube Reneo Galeri, setelah ditelusuri pada tahun 1964 tidak ada uang kertas pecahan Rp 1000 bergambar Soekarno.
Baca Juga: Dihargai Mahal Kolektor, 6 Uang Jadul Indonesia Ini Kini Jadi Investasi Ratusan Juta Rupiah
Melainkan hanya ada uang pecahan 1 rupiah dan dua setengah rupiah saja yang memiliki gambar Soekarno.
Jadi, bisa dikatakan jika uang 1000 rupiah bergambar Soekarno melengkung yang menggemparkan masyarakat ini adalah uang palsu.
Jika dibandingkan dengan uang terbitan tahun 60-an, uang asli terbitan Bank Indonesia tidak ada yang bisa melengkung sendiri. Bahan dari uang kertas tersebut juga sangat berbeda.
Baca Juga: Tak Hanya Dulang Batu Bara Sumsel, Perusahaan Tambang Ini Gali Potensi Pendidikan Sumatera Selatan
Uang yang bisa melengkung tersebut dibuat dari kertas dengan bahan yang berbeda dari uang asli yang dicetak oleh Bank Indonesia.
Uang terbitan Bank Indonesia terasa lebih tebal dan kokoh dan tidak akan melengkung dengan sendiri.
Uang palsu Soekarno tersebut bisa melengkung karena bahan kertasnya yang tipis sehingga Ketika terkena suhu yang panas akan melengkung.
Oleh karena itu, tidak heran jika uang 1000 rupiah Soekarno palsu tersebut bisa melengkung membentuk huruf o apabila diletakkan di atas tangah dan di atas gelas berisi air panas.
Jadi, uang yang tengah viral bisa melengkung itu hanyalah uang souvenir atau uang mainan saja yang dibuat semirip mungkin dengan uang Soekarno.
Meskipun dari visualnya tampak sangat mirip, tetapi masih bisa dikenali keasliannya melalui bahan pencetakannya.
Kemudian berkaitan dengan harga di pasaran yang dipatok selangit itu pun tidak seharusnya dinormalisasi akibat iming-iming kekuatan ghaib uang palsu tersebut.
Sebab, harga uang kertas tahun 1960-an ini di pasaran yang sebenarnya hanya dibanderol harga Rp10.000 per lembarnya.
Jadi, itulah informasi mengenai penjelasan dan fakta uang Rp1.000 seri Soekarno tahun 1964 yang bisa melengkung.
Pastikan selalu lakukan riset mendalam sebelum melakukan transaksi jual-beli uang lama. Sebab, tidak jarang ada oknum yang memalsukan uang atau bahkan mematok harga terlalu tinggi. ***