

inNalar.com – Jambi adalah salah satu provinsi di Pulau Sumatera yang terkenal akan keindahan alamnya.
Di Jambi terdapat gunung yang sudah sangat populer namanya di telinga masyarakat Indonesia, salah satunya yakni gunung Kerinci.
Gunung Kerinci tersebut juga dinobatkan sebagai gunung tertinggi di Provinsi Jambi.
Selain tertinggi, gunung Kerinci di Jambi tersebut juga menjadi habitat bagi Harimau Sumatera.
Gunung Kerinci terletak di perbatasan Kabupaten Kerinci, Jambi dan Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.
Di dalam wilayah Gunung Kerinci tentunya tidak terlepas dari hal-hal mistis atau mitos yang tersebar di masyarakat sekitar gunung Kerinci.
Maka dari itu, berikut 3 mitos yang tersebar mengenai Gunung Kerinci diantaranya,
1. Uhang Pandak
Uhang pandak adalah salah satu mitos yang ada di Gunung Kerinci dimana Uhang Pandak sendiri berarti ‘Orang Pendek’.
Diketahui bahwa mitos tentang Uhang Pandak ini berawal dari ditemukannya catatan perjalanan Marco Polo pada 1292 saat ia bertualang ke Asia.
Ada pula beberapa peneliti melakukan penelitian tentang Uhang Pandak ini dan salah satunya Van Heerwarden pada tahun 1923 silam. Dalam penelitiannya, Uhang Pandak memiliki tubuh seperti anak usia 3 hingga 4 tahun.
Baca Juga: Dibangun Sejak Tahun 1948, Masjid Raya di Kota Makassar Ini Jadi yang Terbesar se-Asia Tenggara?
2. Naga Raksasa
Naga Raksasa juga merupakan salah satu mitos yang beredar di kawasan Gunung Kerinci dimana terdapat sesosok naga raksasa yang mendiami kawasan Gunung Kerinci.
3. Manusia Harimau
Keberadaan Manusia Harimau di Gunung Kerinci merupakan mitos yang paling populer. Bahkan, mitos ini juga diketahui hingga Malaysia. Masyarakat Kerinci biasa menyebut manusia harimau ini dengan sebutan Cindaku. Diceritakan juga bahwa cindaku juga bisa berubah menjadi harimau jika merasa terancam.***