Bikin Iri PNS Lain, ASN DKI Jakarta Bisa Beli 17 Motor Nmax Dalam Setahun, Ternyata Cuman Dari Tunjangan Kinerja?

inNalar.com – PNS DKI Jakarta merupakan salah satu profesi yang diidam-idamkan setiap orang.

Bukan karena gaji yang diperoleh PNS nya tetapi tunjangan kinerja yang gak main-main.

Bahkan PNS DKI Jakarta menjadi menduduki urutan kedua instansi dengan tukin tertinggi.

Baca Juga: Pekerjaan yang Cocok untuk Weton Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon: Watak Api Mau Jadi Apa?

Bahkan salah satu petinggi di Jakarta bisa membeli 17 motor Nmax hanya dalam jangka waktu satu tahun.

Meskipun gaji tahun depan naik 8 persen, rasanya tidak berpengaruh apa-apa terhadap PNS DKI Jakarta.

Kenaikan gaji 8 persen membuat gaji pokok tertinggi turut meningkat dari semula Rp 5,9 juta menjadi Rp 6,3 juta.

Baca Juga: Makin Tajir! ASN di Kemendikbud Dapat Kantongi Tunjangan Kinerja Sampai Rp33 Juta Per Bulan, Terendah Berapa?

Jika dibandingkan dengan tukin ( tunjangan kinerja) jabatan pimpinan tinggi daerah pusat industri itu, nilai tersebut tidak ada apa-apanya.

Rp 42.300.000 adalah nominal yang akan masuk ke rekening PNS dengan jabatan pimpinan tinggi.

Uang tersebut dapat diterima oleh Kepala Badan DKI Jakarta hanya dalam waktu satu bulan.

Baca Juga: Kehidupan PNS Terjamin di Hari Tua, Kenaikan Gaji untuk Umur 30-50 Tahun Dihitung dengan Masa Kerja

Sedangkan wakilnya dapat mengantongi tunjangan kinerja Rp 36.780.000.

Rp 27.480.000 bentuk nominal yang akan masuk ke rekening dari sekretaris badan DKI Jakarta.

Rp 27.180.000 adalah tunjangan kinerja PNS yang menjabat sebagai kepala UPT.

Oleh karena itu seorang kepala badan yang berada di DKI Jakarta dapat membeli 17 motor Nmax dalam setahun.

Kenapa bisa? Jika mengalikan tunjangan kinerja Rp 42.300.000 dikali 12 bulan.

Maka akan mendapatkan angka Rp 507.600.000 yang dibagi dengan harga satu buah motor Nmax.

Harganya adalah Rp 28,5 juta untuk satu unit sehingga dapat memperoleh 17 unit motor Nmax per tahunnya.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]