

inNalar.com – Tempat hiburan malam, Holywings Indonesia kembali membuat geger dengan membuat promosi minuman keras (miras) gratis untuk konsumen yang bernama Muhammad dan Maria.
“BILANGIN KE MUHAMMAD DAN MARIA DISURUH KE HOLYWINGS SEKARANG JUGA!!” tulis akun @holywingsindonesia dalam unggahan promosi mirasnya pada Kamis, 23 Juni 2022 lalu.
Unggahan tersebut berisi konten promosi berupa ajakan pada konsumen mereka yang bernama Muhammad dan Maria untuk datang ke Holywings.
Baca Juga: Pendaftaran Universitas Terbuka Masih Dibuka hingga Agustus, Ada Fakultas dan Program Studi Apa Aja?
Dalam konten unggahannya, pihak Holywings mengatakan akan memberikan 1 botol minuman keras bagi konsumen yang bernama Muhammad dan Maria setiap hari Kamis.
Unggahan tersebut sontak menuai banyak kritik dan kecaman dari warganet. Termasuk dari berbagai organisasi kemasyarakatan yang merasa Holywings telah melakukan penistaan agama.
Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) DKI Jakarta bahkan mendatangi 3 cabang Holywings di Jakarta dan melakukan penyegelan.
Kecaman yang sama kerasnya juga datang dari PP Muhammadiyah. Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dadang Kahmad menyampaikan bahwa pemakaian nama dengan simbol agama pada konten promosi tersebut adalah tindakan yang tidak baik dan tidak sopan.
Baca Juga: Garuda Nusantara Ditahan Imbang Persija EPA, STY Soroti Kondisi Fisik Pemain
Dikutip dari inNalar.com dari AntaraNews, ketua PP Muhammadiyah tersebut menduga konten promosi Holywings mengandung maksud tertentu.
“Kalau tidak ada maksud tertentu, maka tidak mungkin dia berani pakai nama Muhammad,” kata Dadang.
Menurutnya penggunaan nama dengan simbol-simbol agama dalam kebutuhan promosi ini juga sangat menyebalkan.
“Ini saya kira tidak elok dan menyebalkan. Nama (Muhammad) yang menjadi simbol Islam malah dipakai untuk main-main,” ujar Ketua PP Muhammadiyah tersebut.
Baca Juga: Bukan Liburan, Inilah 8 Cara Healing Gratis yang Bisa Dicoba di Rumah
Kecaman yang tak kalah besarnya datang dari para netizen di jagat maya. Unggahan promo yang membuat geger tersebut saat ini sudah dihapus oleh pihak Holywings dari akun Instagramnya.
Mereka bahkan mengunggah permohonan maaf terbuka terkait hal tersebut. Namun, banyak pihak yang menganggap bahwa apa yang telah dilakukan pihak Holywings sangat keterlaluan.
Satu suara dengan GP Ansor, tak sedikit warganet yang menginginkan perizinan Holywings dicabut agar tidak dapat beroperasi kembali.
Seperti yang ditulis oleh akun Instagram @alfatmaulana1986 “cabut izinnya,” katanya dalam komentar pada unggahan permohonan maaf Holywings.***