

inNalar.com – Fakta menarik dari salah satu infrastruktur penghubung daratan di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), yakni Jembatan Barelang.
Jembatan Barelang ini berhasil menghubungkan 5 pulau yang ada di Kepulauan Riau, yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang, dan Pulau Galang Baru.
Jadi, pembangunan Jembatan Barelang di Batam, Kepulauan Riau ini terdiri dari 6 bentangan dengan total panjangnya 2.262 meter.
Dilansir inNalar.com dari instagram resmi Kementerian PUPR, disebutkan bahwa anggaran pembiayaan konstruksi jembatan di Batam ini sebesar Rp 400 miliar.
Apabila dilihat dari anggaran biaya yang dihabiskan, Jembatan Barelang di Kepulauan Riau ini tidak se-fantastis biaya pembangunan Jembatan Suramadu.
Biaya pembangunan Jembatan Suramadu, menurut data dari laman resmi Kementerian PUPR, total anggaran yang digelontorkan lebih dari Rp4,5 triliun.
Namun secara fisik Jembatan Barelang tidak kalah megah dibanding Jembatan Suramadu.
Perbedaan jauh dari anggaran pembiayaannya bisa jadi dimungkinkan karena pada dasarnya bentang total Jembatan Suramadu mencapai 5.438 meter.
Sementara jarak antar pulau di Kepulauan Riau, yakni Pulau Batam dan sekitarnya tidak terlalu berjauhan.
Baca Juga: Indonesia Darurat Suhu Panas Ekstrem, Inilah Pentingnya Penggunaan Sunscreen Bagi Perlindungan Kulit
Jembatan Barelang 1 diketahui panjangnya 642 meter. Jembatan yang juga disebut dengan Tengku Fisabilillah adalah bagian bentang terpanjang dalam paket pembangunan infrastruktur ini.
Jembatan Barelang 2 atau Jembatan Nara Singa panjangnya pun 420 meter. Lalu, Jembatan 3 atau Jembatan Raja Ali Haji panjangnya 270 meter.
Kemudian, Jembatan Barelang 4 atau Jembatan Sultan Zainal Abidin dengan panjang bentangnya 365 meter.
Adapun Jembatan Barelang 5 atau Jembatan Tuanku Tambusai panjangnya 385 meter, sedangkan jembatan 6 atay Jembatan Raja Kecik panjangnya hanya 180 meter.
Menariknya lagi, pembangunan jembatan ini disebut merupakan proyek pilot berteknologi tinggi dengan seluruh tenaga ahli insinyur di dalamnya berasal dari dalam negeri.
Meski tak semahal Jembatan Suramadu, kemegahan jembatan ini langsung mencuri perhatian masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia, bahkan kini menjadi landmark jembatan ikonik dan terpopuler di Kepulauan Riau.
Sebagai informasi, Infrastruktur ini juga disebut sebagai Jembatan Habibie. Pasalnya, Presiden RI ke-3 B.J. Habibie ini juga merupakan tokoh penting di balik pembangunan jembatan ini.***