

inNalar.com – Pembangunan yang maju diiringi dengan infrastruktur yang memadai dapat memberikan dampak baik untuk membantu meningkatkan ekonomi di daerah Sumatera Utara.
Dari adanya pembangunan jembatan dapat mempersingkat waktu perjalanan, sehingga perjalanan dapat mudah untuk diakses, pembangunan infrastruktur yang memadai juga dapat menggaet para investor untuk melakukan pembangunan di Sumatera Utara.
Selain dapat menyongsong pertumbuhan ekonomi pembangunan jembatan juga dapat mengembangkan pariwisata di sana sehingga mudah untuk dikunjungi berbagai wisatawan lokal dan turis mancanegara.
Pembangunan sebuah jembatan di Sumatera Utara ini berada di Kabupaten Samosir ini memiliki nama Jembatan Aek Tano Ponggol.
Struktur utama yang digunakan jembatan tersebut yaitu box girder dan menajdi bangunaa jembatan ikonik di Sumatera Utara.
Pad astruktur utama apengerjaan dari bnagunan jemabtan dilakuakan oleh perusahaan yang bernama PT Wijaya Persero, aktivitas yang dilakukan tidak hanya pembangunan jembatan saja.
Melainkan juga pelebaran pada alur Tano Ponggol yang awalnya memiliki lebar 25 meter setelah dilakukan perombakan menjadi 80 meter dan memiliki panjang hingga 1,2 kilometer.
Bahwa bisa dilewati oleh kapal pesiar, dari adanya pembangunan Jembatan Aek Tano Ponggol tersebut juga dapat membantu pertumbuhan pariwisata di pulau Samosir.
Aktivitas pembangunan jembatan tersebut menghabiskan biaya anggaran mencapai ratusan miliaran, anggaran tersebut tergolong tidak kecil.
Dari adanya pembangunan jembatan sebagai akses darat yang mudah dilalui tersebut memiliki dampak positif terhadap perekonomian lokal dna juga nasional.
Perlu diketahui letak dari jembatan tersebut menghubungkan antara Parapat ke Samosir sehingga dapat membantu untuk menunjang pariwisata yang ada disana.
Pembangunan di Sumatera Utara tidak hanya jembatan saja tetapi juga infrastruktur lainnya mulia dari jalan hingga penyediaan air bersih, pengelolaan sampah , sanitasi, hingga tempat hunian untuk penduduk yang ada disana.
Infrastruktur yang memadai dapat dirasakan dan dinikmati oleh penduduk yang ada disana sehingga dapat hidup sejahtera.
Dilansir dari PUPR, gelontoran anggran yang dibutuhkan unutk keberlangsungan pembangunan jembatan ini sebesar Rp 173 miliar.
Perlu diketahui bahwa jembatan yang berada di Sumatera Utara ini memiliki sebanyak tiga bentangan,panjang bentangan utama yang dimiliki oleh jembatan tersebut yakni 99 meter dan memiliki lebar 8 meter, totalnya 382 meter.***