

inNalar.com – Tol Serpong Cinere merupakan salah satu jalan tol yang menjadi bagian dari Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2.
Rencananya, jalan Tol Serpong Cinere akan menyambung dengan Jalan Tol Kunciran–Serpong di bagian barat dan Jalan Tol Cinere–Jagorawi di bagian timur.
Jalan tol ini dikelola oleh PT Cinere Serpong Jaya taua CSJ dimana sebagian besar sahamnya dimiliki oleh PT Jasa Marga.
Mulai digagas sekitar tahun 2006, pembebesan lahan untuk proyek ini dimulai pada tahun 2008.
Pembangunan jalan tol Serpong Cinere terbagi dalam dua seksi.
Seksi pertama sepanjang 6,5 km dari kawasan Serpong hingga Pamulang.
Sementara itu, seksi kedua sepanjang 3,64 kilometer dari Pamulang hingga Cinere.
Untuk merealisasikan tol ini, dana yang dibutuhkan mencapai triliunan rupiah.
Biaya yang telah digelontorkan untuk pembangunan tol Serpong Cinere mencapai Rp2,1 triliun.
Seksi 1 tol ini telah beroperasi sejak April 2021 lalu dan seksi 2 yang tak kunjung dapat beroperasi hingga tahun 2022.
Jalan Tol Serpong-Cinere Segmen 2 Pamulang-Cinere pengoperasiannya mundur dari jadwal yang ditargetkan.
Hal tersebut dikarenakan proses Uji Laik Fungsi (ULF) yang belum dapat dilaksanakan.
Keterlambatan tersebut juga dikarenakan oleh belum terselesaikannya konstruksi jalan Tol Cinere Jagorawi segmen Cinere Limo Kukusan.
Maka dari itu, Uji Laik Fungsi ini dapat dilakukan ketika seluruh ruas tol Serpong Cinere dan jalan Cinere Jagorawi telah menyelesaikan seluruh konstruksi.
Pada akhirnya, tol Serpong Cinere seksi 2 rampung dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Januari 2024 lalu.***