Biar Gaji Gak Numpang Bentar di Rekening, Ini 5 Tips Atur Keuangan untuk Sandwich Generation

inNalar.com – Sandwich generation istilah yang tak asing bagi kebanyakan orang apalagi anak muda sekarang, terutama jika bahas keuangan.

Sandwich generation adalah sekelompok orang dewasa yang telah berkeluarga dan bertanggung jawab merawat orang tua mereka serta anak-anak mereka sendiri.

Menjadi generasi ini bukanlah perkara yang mudah dan tentunya melelahkan.

Baca Juga: Megaproyek Rp 81 Miliar di NTT ini Ubah Kota Kupang Jadi Destinasi Wisata Baru, Padahal Dulunya….

Berbicara mengenai keuangan, anak muda golongan tersebut membutuhkan usaha yang lebih karena harus membagi penghasilannya agar semua kebutuhan tercukupi.

Agar gaji gak numpang benter di rekening, berikut 5 tips mengatur keuangan untuk generasi roti lapis, dikutip dari Kemenkeu.

Pertama, identifikasi aset yang dimiliki. Hal pertama yang harus dilakukan Inventarisasi tabungan, piutang, atau aset lainnya seperti tanah, rumah dan lainnya.

Baca Juga: Shopee 12.12 Birthday Sale Catat Peningkatan Transaksi terhadap Produk Brand Lokal dan UMKM

Dengan mengetahui jumlah aset dan utang yang dimiliki, hal tersebut akan menjadi garis batas kita dalam mengelola keuangan.

Kedua, bantu orang tua menyiapkan dana pensiun.

Merencanakan dana pensiun tak hanya soal besar uang pensiun namun juga tentang bagaimana mengelola dana tersebut agar tidak habis dalam waktu singkat.

Baca Juga: Hasil BWF World Tour Finals 2023: Kalah dari An Se-young, Gregoria Mariska Perpanjang Rekor Buruk

Perencanaan mengenai dana pensiun tersebut akan menentukan apakah dana pensiun tersebut akan sanggup menopang kehidupan mereka.

Ketiga, terbuka pada orang tua dan keluarga. Seringkali timbul permasalahan kurangnya keterbukaan antara orang tua dan anak.

Hal tersebut membuat orang tua kerap kali menganggap anaknya selalu memiliki uang untuk memenuhi semua kebutuhan, walaupun mungkin tidak demikian.

Baca Juga: Pabrik Gula Terkenal Senilai Rp1,16 Triliun Asal Lampung Ini Pernah Lakukan Hal ‘Gila’ Secara Nasional

Di sinilah peran para generasi roti lapis untuk bisa mengedukasi orang tua dan keluarga tentang skala prioritas kebutuhan serta momen untuk terbuka perihal kondisi keuanganmu pada mereka.

Keempat, persiapkan dana darurat dan proteksi. Dana darurat sangat penting bagi generasi ini karena masa depan tidak ada yang bisa menerka.

Dana darurat ini harus dipersiapkan meskipun tidak mudah karena nantinya akan membuatmu lebih siap menghadapi situasi yang tidak diharapkan terjadi.

Baca Juga: Telan Rp1,47 Triliun, Bendungan Mbay NTT Diklaim Bakal Lipatgandakan Produksi Beras Petani

Kelima, pisahkan anggaran orang tua dan keluarga. Buatlah anggaran keuangan dan skala prioritas kebutuhanmu.

Dengan pemisahan dana, kalian bisa mengatur kebutuhanmu sendiri, orang tua, dan keluargamu.***

 

Rekomendasi

Biar Gaji Gak Numpang Bentar di Rekening, Ini 5 Tips Atur Keuangan untuk Sandwich Generation

inNalar.com – Sandwich generation istilah yang tak asing bagi kebanyakan orang apalagi anak muda sekarang, terutama jika bahas keuangan.

Sandwich generation adalah sekelompok orang dewasa yang telah berkeluarga dan bertanggung jawab merawat orang tua mereka serta anak-anak mereka sendiri.

Menjadi generasi ini bukanlah perkara yang mudah dan tentunya melelahkan.

Baca Juga: Megaproyek Rp 81 Miliar di NTT ini Ubah Kota Kupang Jadi Destinasi Wisata Baru, Padahal Dulunya….

Berbicara mengenai keuangan, anak muda golongan tersebut membutuhkan usaha yang lebih karena harus membagi penghasilannya agar semua kebutuhan tercukupi.

Agar gaji gak numpang benter di rekening, berikut 5 tips mengatur keuangan untuk generasi roti lapis, dikutip dari Kemenkeu.

Pertama, identifikasi aset yang dimiliki. Hal pertama yang harus dilakukan Inventarisasi tabungan, piutang, atau aset lainnya seperti tanah, rumah dan lainnya.

Baca Juga: Shopee 12.12 Birthday Sale Catat Peningkatan Transaksi terhadap Produk Brand Lokal dan UMKM

Dengan mengetahui jumlah aset dan utang yang dimiliki, hal tersebut akan menjadi garis batas kita dalam mengelola keuangan.

Kedua, bantu orang tua menyiapkan dana pensiun.

Merencanakan dana pensiun tak hanya soal besar uang pensiun namun juga tentang bagaimana mengelola dana tersebut agar tidak habis dalam waktu singkat.

Baca Juga: Hasil BWF World Tour Finals 2023: Kalah dari An Se-young, Gregoria Mariska Perpanjang Rekor Buruk

Perencanaan mengenai dana pensiun tersebut akan menentukan apakah dana pensiun tersebut akan sanggup menopang kehidupan mereka.

Ketiga, terbuka pada orang tua dan keluarga. Seringkali timbul permasalahan kurangnya keterbukaan antara orang tua dan anak.

Hal tersebut membuat orang tua kerap kali menganggap anaknya selalu memiliki uang untuk memenuhi semua kebutuhan, walaupun mungkin tidak demikian.

Baca Juga: Pabrik Gula Terkenal Senilai Rp1,16 Triliun Asal Lampung Ini Pernah Lakukan Hal ‘Gila’ Secara Nasional

Di sinilah peran para generasi roti lapis untuk bisa mengedukasi orang tua dan keluarga tentang skala prioritas kebutuhan serta momen untuk terbuka perihal kondisi keuanganmu pada mereka.

Keempat, persiapkan dana darurat dan proteksi. Dana darurat sangat penting bagi generasi ini karena masa depan tidak ada yang bisa menerka.

Dana darurat ini harus dipersiapkan meskipun tidak mudah karena nantinya akan membuatmu lebih siap menghadapi situasi yang tidak diharapkan terjadi.

Baca Juga: Telan Rp1,47 Triliun, Bendungan Mbay NTT Diklaim Bakal Lipatgandakan Produksi Beras Petani

Kelima, pisahkan anggaran orang tua dan keluarga. Buatlah anggaran keuangan dan skala prioritas kebutuhanmu.

Dengan pemisahan dana, kalian bisa mengatur kebutuhanmu sendiri, orang tua, dan keluargamu.***

 

Rekomendasi