Biadab! Terungkap Alasan Warga Daegu Meletakkan Kepala Babi di Tempat Pembangunan Masjid, Ternyata Gegara Ini


inNalar.com –
Tentu kita mengetahui tentang berita yang beredar di jagat maya beberapa waktu lalu mengenai adanya kepala babi di tempat pembangunan masjid.

Lokasi pembangunan masjid tersebut terletak di Kota Daegu, Korea Selatan yang merupakan salah satu lingkungan pendidikan.

Dikutip inNalar.com dari YouTube Korea Reomit inilah awal mula cerita dari pembangunan masjid yang ada di kota Daegu, Korea Selatan.

Di Daegu terdapat kampus yang bernama Kyungpook University dan memiliki banyak pelajar asing seperti dari dari Uzbekistan dan Pakistan.

Baca Juga: Hasil Prakiraan Cuaca Hari Ini, 7 Januari 2023 dari BMKG: Beberapa Daerah di Jawa Timur Cerah dan Hujan Ringan

Tahun 2014 para pelajar muslim kesulitan untuk melakukan ibadah yaitu shalat dan menemukan tempat yang cocok di daerah Daegu Utara karena masih dekat dengan universitas mereka.

Tidak disangka meski awalnya hanya beberapa orang yang berkunjung di rumah ibadah tersebut, namun lama kelamaan mahasiswa yang datang bisa mencapai 150 orang.

Hal ini membuat tempat ibadah itu tidak cukup untuk mahasiswa, dan membuat 6 orang perwakilan mahasiswa dan 7 orang dari pihak kontraktor melakukan kerjasama.

Kerjasama yang dilakukan mereka untuk meminta izin kepada pemerintah Daegu untuk melakukan pembangunan masjid.

Baca Juga: Inilah Data Prakiraan Cuaca Kota Surabaya Hari Ini, Sabtu 7 Januari 2023: BMKG Prediksi Hujan di Malam Hari

Pemerintah Daegu juga menyambut baik hal tersebut karena pembangunan masjid ataupun tempat ibadah lain memang diperlukan pada suatu pemukiman.

Namun mendengar keputusan pemerintah dalam pembangunan masjid tersebut membuat warga sekitar melakukan penolakan.

Bahkan warga sekitar mengajukan keberatan dan tidak segan melalui jalur hukum namun hal itu digagalkan karena tidak memiliki alasan yang jelas.

Setelahnya terdapat 4 orang yang dilaporkan karena mengganggu hingga menghalangi kerja dari kontraktor untuk pembangunan masjid.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 8 SMP Halaman 98 Chapter VII: My Uncle is a Zookeeper

Tidak jarang juga mereka melakukan aksi demonstrasi saat mengetahui bahwa pembangunan masjid di Daegu akan berjalan.

Pemerintah kota Daegu tidak tinggal diam dan mengupayakan perdamaian antara kedua belah pihak dengan cara menggeser bangunan masjid yang akan dibangun.

Tapi warga tetap menolak meski rumah ibadah tersebut telah digeser pada tempat yang lain.

Alasan Penolakan


Menurut Jang Hansol hal ini terjadi karena adanya 2 hal yaitu warga Korea Selatan yang tidak familiar dengan agama.

Baca Juga: Menu Diet 2 Minggu Turun 5 kg Tanpa Olahraga dan Tetap Makan Nasi! Yuk Cek Tips Lengkapnya di Sini

Selain itu orang yang menganut agama Islam masih sangat sedikit dan merupakan agama minoritas.

Dan yang kedua adalah hal yang cukup sensitif yaitu karena warga takut akan turunnya harga rumah di Daegu karena adanya tempat ibadah itu.

Menurut mereka nantinya harga rumah di sana akan anjlok karena hal yang tidak disukai oleh warga sekitar.

***

Rekomendasi