Berusia Nyaris 200 Tahun, Sekolah Elit di Inggris Ini Telah Memiliki 100 Persen Pasokan Energi Terbarukan

inNalar.com – Sejumlah sekolah di Inggris telah bertahan lebih dari ratusan tahun dan masih eksis hingga sekarang.

Salah satunya adalah Kings College School Wimbledon di barat daya London, Inggris.

Menjadi anggota sekolah Eton Group, sekolah ini termasuk dalam The Schools Index sebagai salah satu dari 150 sekolah swasta terbaik di dunia.

Baca Juga: Didirikan oleh Raja George IV pada 1829, Sekolah Elit di Inggris Ini 25 Persen Muridnya Lanjutkan Studi ke Oxford

Perlu diketahui bahwa Kings College didirikan oleh Raja George IV pada tahun 1829.

Berusia hampir 200 tahun, nyatanya sekolah ini semakin berkembang dengan kualitas pendidikan dan fasilitas terbaik.

Mengingat pada awal sekolah ini berdiri, sekolah ini menempati ruang bawah tanah kampus di The Strand.

Baca Juga: 4 Sekolah Termahal di Dunia, Para Siswanya Sampai Difasilitasi Ipad dan Macbook

Sekarang, sekolah ini telah menampung setidaknya 1.400 murid dengan rentang usia 7 hingga 18 tahun.

Sekolah ini melayani anak laki-laki berusia 7–18 tahun dan anak perempuan berusia 16–18 tahun. Kampusnya menghadap ke Wimbledon Common.

Kini sekolah ini telah berkempang pesat dan telah memiliki 100% pasokan energi terbarukan di sekolah.

Baca Juga: Mulai Terima Ekspatriat Pada Tahun 2000-an, Sekolah Internasional di Dubai Ini Dulunya Cuma Tampung 17 Siswa

Mereka berupaya untuk lebih meningkatkan jumlah kendaraan listrik yang digunakan.

Kings College School Wimbledon berkomitmen untukmenjadi sekolah net-zero di masa mendatang.

Tentunya hal tersebut tidak mudah dan terdapat berbagai tantangan.

Baca Juga: Juara Top 10 SMA Terbaik di India, 97 Persen Siswa Sekolah Elit Dekat Himalaya Ini Raih Skor IGCSE Tertinggi Predikat ‘Luar Biasa’

Adapun beberapa hal yang telah dilakukan oleh sekolah ini diantaranya mengganti lampu neon dan halogen dengan LED hemat energi, isolasi seluruh ruang loteng, pemasangan panel surya, dan larangan botol plastik sekali pakai.

Tak hanya itu, terdapat perubahan menu makan siang, peralihan ke sumber daya daur ulang dan sistem untuk menetapkan standar lingkungan dalam semua kebijakan pengadaan.

Dengan begitu, mereka dapat berperan dalam upaya global untuk menciptakan planet yang lebih hijau, lebih aman, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.***

 

Rekomendasi