Berusia 72 Tahun, Pabrik Jamu di Jawa Tengah Ini Nyaris Bangkrut Tapi Bangkit dengan Cara Unik, Bikin…

inNalar.com – Jamu merupakan salah satu minuman unik yang bisa dibilang ciri khas dari Indonesia.

Pada era modern seperti ini, jamu tidak hanya dijual dengan cara keliling seperti zaman dahulu.

Kini, jamu telah dikembangkan dan diproduksi dalam jumlah besar, lalu dijual di swalayan atau supermarket.

Baca Juga: Mangkrak 13 Tahun, Bangunan Kantor di Lampung Luasnya 1,69 Hektar Ini Bikin Tekor Negara hingga Triliunan

Ada beberapa pabrik jamu yang memproduksi produk jamu dalam jumlah besar dan menggunakan teknologi yang modern.

Salah satu pabrik jamu tersebut berada di Jawa Tengah dan menjadi pabrik jamu tertua di Indonesia.

Pabrik jamu tertua di Indonesia ini diprakarsai oleh PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul yang kini memproduksi berbagai jamu dengan kemasan modern.

Baca Juga: Kebakaran KPM Mutiara Berkah di Banten, 159 Orang Dievakuasi Namun 5 Orang Penumpang Alami Sesak Nafas

Pabrik Jamu Sido Muncul mulai berdiri sejak tahun 1951 dan didirikan oleh sepasang suami istri bapak Siem Thiam Hie dan Ibu Rakhmat Sulistio dalam bentuk CV.

Namun, pada tahun 1975 barulah Sido Muncul menjadi sebuah perseroan terbatas dengan nama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul.

Kemudian, pada tahun 1997 PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul membangun pabrik jamu modern dengan luas 30 hektar.

Baca Juga: Gerus Anggaran Rp5 Triliun, Lampung Rencanakan Pembangunan Gedung Olahraga Megah, Selesai Tahun 2028

Hingga kini, pabrik jamu Sido Muncul masih bertahan, bahkan berjaya dengan beberapa produk jamu kemasan.

Adapun beberapa jamu kemasan modern yang diproduksi oleh pabrik jamu Sido Muncul diantaranya Tolak Angin, Susu Jahe, Jamu Komplit, Kunyit Asam dan lain sebagainya.

Bahkan, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul ini pernah masuk jajaran 50 perusahaan terbaik versi forbes.

Namun, dibalik kesuksesannya ternyata pabrik Sido Muncul ini pernah berada di posisi nyaris bangkrut, lho.

Karena terus melakukan ekspansi, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul sempat terlilit hutang.

Pada tahun 2004, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul mempunyai hutang sebesar Rp160 Miliar.

Padahal, pada saat itu pendapatan dari Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul ini hanya Rp10 Miliar.

Namun, Irwan Hidayat yang saat itu menjadi presiden direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul menanganinya dengan cara yang unik.

Ketika masa sulit itu datang, ia membuat iklan dengan artis yang tengah terjerat kasus yakni anna maria yang merupakan istri roy marteen.

Menurut Irwan Hidayat, memiliki orang yang tengah mengalami kesusahan justru akan membuat iklan menjadi lebih suksen.

Hal tersebut terbukti, penjualan dari produk Sido Muncul meningkat hingga dua kali lipat dan bertahan hingga saat ini. ***

Rekomendasi