Berusia 371 Tahun! Intip Pesona Rumah Adat Khas Lampung yang Kokoh dan Tahan Gempa, Atapnya dari Ijuk?

inNalar.com – Salah satu ciri khas dari suatu daerah dapat kita lihat dari bentuk bangunannya, tak terkecuali di Provinsi Lampung.

Adapun beberapa jenis Rumah Adat tradisional khas Lampung dan salah satunya adalah Rumah Adat Lamban Pesagi.

Rumah Adat Lamban Pesagi ini merupakan rumah adat yang berasal dari Lampung Barat.

Baca Juga: Fenomena El Nino, Thailand Terancam Alami Kekeringan dan Dampaknya Bisa Merusak Ekonomi Se-Asia Tenggara

Hingga kini, masih ada satu Rumah Adat Lamban Pesagi yang terletak di Pekon Kenali, Kecamatan Belalu, Lampung Barat.

Sebenarnya, Rumah Adat Lamban Pesagi ini terdiri dari 2 jenis yakni untuk bangsawan dan untuk rakyat biasa.

Pada dasarnya kedua jenis rumah adat Lamban Pesagi tersebut hampir sama, tetapi terdapat perbedaan pokok diantara keduanya.

Baca Juga: Terungkap! Dosen UIN Surakarta Tewas Dibunuh Tukang Bangunan, Ternyata Motifnya karena Ini

Perbedaan diantara rumah adat Lamban Pesagi untuk bangsawan dan untuk rakyat biasa terletak pada penambahan denah ruang ke belakang dan terdaat hiasan Paguk.

Hiasan Paguk tersebut dipasang di bagian luar dan menjadi lambang kebangsawanan pemiliki rumah.

Secara konstruksi, rumah adat Lamban Pesagi berbentuk rumah panggung dan terbuat dari kayu dan bambu.

Baca Juga: Nomor 1 Dijuluki Sebagai Kota Kelelawar, Inilah 5 Daerah dengan Suku Bugis Terbanyak di Sulawesi Selatan

Meskipun terbuat dari kayu dan bambu, rumah adat Lamban Pesagi ini terkenal kokoh dan tahan gempa.

Seperti gempa Liwa yang terjadi pada tahun 1994, rumah adat Lamban Pesagi tetap kokoh dan tidak terdampak.

Sementara itu, atap dari rumah adat ini terbuat dari ijuk dan lantainya menggunakan pelupuh bambu.

Uniknya, rumah adat ini hanya mempunyai satu pintu yakni berada di samping bagian belakang.

Hal tersebut dikarenakan pada zaman dahulu pertahanan keamanan dan logistin menjadi konsen utama.

Sebagai informasi, bersumber dari beberapa ahli rumah adat Lamban Pesagi ini telah ada sejak 371 tahun yang lalu.***

 

 

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]