Berusia 179 Tahun, Benteng Van Den Bosch Jadi Saksi Pertahanan Belanda Kuasai Kabupaten Ngawi

inNalar.com – Salah satu daerah yang cukup kental dengan sejarah perdagangan di masa penjajahan Belanda adalah Kabupaten Ngawi.

Adapun penjajahan ini dibuktikan dengan berdirinya Benteng Van Den Bosch yang selesai di bangun pada tahun 1845 lalu.

Kini usianya kurang lebih telah mencapai 179 tahun dengan fungsi untuk mempertahankan kedudukan dan wilayah strategis kekuasaannya di Kabupaten Ngawi.

Baca Juga: Butuh Healing dan Refreshing? Coba Lakukan 3 Hal Ini di Desa Bantaragung, Majalengka: Dijamin Pikiran Langsung Tenang

Sebelumnya, Pemerintah Belanda merebut kabupaten ini pada tahun 1825.

Ngawi sendiri memang tercatat sebagai lokasi sentra pelayanan dan perdagangan di Jawa Timur, bahkan sejak abad yang ke-19 lalu.

Tidak heran jika daerah ini menjadi incaran para penjajah untuk menguasai lokasi strategis tersebut.

Tentang Benteng Van Den Bosch

Dilansir inNalar.com dari laman Badan Otorita Borobudur Kemenparekraf, benteng ini memiliki ukuran 165 x 80 meter.

Bangunan peninggalan tersebut berada di atas lahan seluas 15 hektare.

Saat ini sendiri Benteng Van Den Bosch tidak hanya menjadi saksi pertahanan Belanda, tetapi juga bisa menjadi lokasi wisata favorit di Jawa Timur.

Beberapa orang bahkan lebih mengenalnya dengan nama “Benteng Pendem” karena didirikan di area yang lebih rendah dari tanah sekelilingnya.

Namanya sendiri berasal dari salah satu pimpinan yang membangun benteng ini yakni Johannes Van Den Bosch.

Bangunan tersebut terdiri dari 510 buah lubang jendela maupun pintu.

Sejarah Pembangunan Benteng Van Den Bosh

Benteng ini pertama kali mulai dilakukan pembangunan pada tahun 1825 tepatnya saat Perang Diponegoro.

Pembangunan sistem pertahanan ini dilakukan oleh sekitar 60 orang kaveleri serta 250 tentara Belanda.

Mereka menggunakan beberapa senjata dalam menyelesaikan pembuatan benteng tersebut. Mulai dari meriam api hingga senapan.

Melansir dari laman PUPR Ngawi, bangunan bekas peninggalan Belanda ini sudah pernah dilakukan revitalisasi pada tahun 2020 lalu.

Presiden Jokowi sendiri telah menunjungi kawasan wisata bersejarah ini.

Adapun yang menjadi keunikannya yakni sebanyak 70 persen bangunan bentengnya dipendam pada kedalaman sekitar 5 meter di bawah tanah.

Hal inilah yang menjadikan Benteng Van Den Bosh masih tetap kokoh dari segi strukturnya.

Lokasi Wisata Benteng Van Den Bosh

Tempat bersejarah ini dapat ditemukan di Kel. Pelem, Kec. Ngawi, Kab. Ngawi, Jawa Timur.

Sekarang lokasinya menjadi salah satu destinasi hunting foto terbaik apabila ingin mengabadikan momen di depan bangunan khas Belanda.

Arsitektur bentengnya identik dengan bangunan Eropa sehingga menjadi pemandangan yang begitu unik.

Kawasan ini juga telah dilengkapi dengan beberapa fasilitas. Mulai dari toilet umum, tempat makan, hingga penginapan.***

Rekomendasi