Berusia 119 Tahun, Sekolah di Amerika Serikat Ini Jadi Idaman Para Pelaku Seni di Dunia, Bisa Tebak?

inNalar.com – Amerika Serikat merupakan negara adidaya yang menciptakan berbagai macam film-film box office yang mendunia.

Hal ini tidak lepas dari salah satu sekolah seni di Amerika Serikat yang sangat terkenal yaitu Juilliard School.

Didirikan pada tahun 1905, sekolah ini adalah pemimpin dunia dalam pendidikan seni pertunjukan.

Baca Juga: Biaya Asramanya Mencapai Rp425,9 Juta, Cottesmore School di Inggris Raya Ini Tunjuk Kepala Sekolah AI Pertama

Misi tempat ini adalah untuk memberikan pendidikan seni kaliber tertinggi bagi musisi, penari, aktor, komposer, dan lainnya.

Sehingga para pelaku seni tersebut dapat mencapai potensi maksimal mereka sebagai seniman, pemimpin, dan warga glogal.

Kini, sekolah seni ini dipimpin oleh Damian Woetzel yang menjadi presiden ketujuh sekolah tersebut.

Baca Juga: Malaysia Sampai Sujud Minta Proyek Jembatan Penghubung ke Indonesia, Pemerintah Pilih Cuek!

Damian memprioritaskan keterjangkauan dan akses ke pendidikan seni tingkat tertinggi sambil memperjuangkan tradisi keunggulan Juilliard.

Terletak di Lincoln Center di New York City, Juilliard School menawarkan gelar sarjana dan pascasarjana di bidang tari, drama, dan musik.

Hingga saat ini, lebih dari 800 seniman dari 42 negara bagian dan 50 negara dan wilayah terdaftar di jenjang perguruan tinggi sekolah ini.

Baca Juga: Telah Berdiri Sejak 1954, SMAK Kolese Santo Yusup Malang Dulunya Cuma Terima 27 Murid Saja: Khusus untuk Kaum Tionghoa?

Mereka tampil di lebih dari 700 pertunjukan tahunan di lima teater sekolah di aula Alice Tully dan David Geffen di Lincoln Center dan di Carnegie Hall, serta di tempat-tempat lain di sekitar New York City, AS, dan dunia.

Pembelajaran berkelanjutan di Juilliard juga mencakup hampir 400 siswa dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas yang terdaftar di Divisi Persiapan—Program Pra-Perguruan Tinggi dan Kemajuan Musik.

Divisi kemajuan musik melayani siswa dari berbagai latar belakang yang kurang terwakili dalam bidang musik klasik.

Baca Juga: Modal Pendaftarannya Rp550 Ribu, Intip Alur Pendaftaran SMA Ar Rohmah di Malang: Khusus untuk Putra?

Selain itu, Lebih dari 1.200 siswa terdaftar di Juilliard Extension, program pendidikan berkelanjutan unggulan yang diajarkan.

Program tersebut dijalankan baik secara langsung maupun jarak jauh oleh fakultas yang berdedikasi yang terdiri dari para pemain, pencipta, dan cendekiawan.

Di luar kampusnya di New York, Juilliard mendefinisikan arah baru dalam pendidikan seni pertunjukan untuk berbagai pelajar dan penggemar.

Baca Juga: Memulai Perjalanannya di Tahun 1628, Collegiate School di Amerika Serikat Ini Sempat Tutup Gegara Perang Revolusi, Kini Nasibnya…

Hal tersebut dilakukan melalui pendidikan K-12 global serta studi persiapan dan pascasarjana di The Tianjin Juilliard School di Tiongkok.

Sekolah ini telah mengembangkan jaringan layanan yang luas untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan siswanya dan untuk memupuk pertumbuhan artistik, intelektual, dan pribadi mereka.

Adapun berbagai fasilitas yang bisa para siswa rasakan mulai dari Layanan Kesehatan dan Konseling yang luas, layanan ini mencakup Kantor Kemahasiswaan, Kantor Penasihat Internasional, Pusat Layanan Karir dan Kewirausahaan Alan D. Marks, Kantor Keterlibatan Komunitas, hingga Kantor Dukungan Akademik dan Layanan Disabilitas.

Baca Juga: Inilah 5 SD ‘Tersepi’ di Kota Blitar, Muridnya Gak Sampai 100 Orang: Ada yang Cuma 10 Siswa

Tak hanya itu, di sekolah ini juga terdapat Program Pendampingan interdisipliner yang unik. Terdapat juga bagian khusus Sumber Daya Orang Tua dan Keluarga yang berisi informasi untuk orang tua dan anggota keluarga siswa serta calon siswa.

Dengan sepak terjangnya yang cemerlang, tak heran bila sekolah ini membebankan biaya pendidikan dengan nominal cukup tinggi.

Setidaknya, untuk biaya pendidikannya saja membutuhkan biaya 52.500 USD atau sekitar Rp839 juta.***

Rekomendasi