Berpotensi Untungkan Warga, Proyek Pabrik Alas Kaki Senilai Rp500 Miliar di Jawa Barat Ini Malah Tersandung Masalah

inNalar.com – Pembangunan pabrik alas kaki baru di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat kabarnya harus terpaksa dihentikan terlebih dahulu.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kabupaten Garut, Jawa Barat seperti yang dikutip dari laman Antara.

Berdasarkan pernyataannya, penutupan sementara pembangunan pabrik alas kaki di Kecamatan Cibatu tersebut terpaksa dilakukan karena tersandung sebuah masalah.

Baca Juga: Aliri 8922 Hektar Pertanian, Bendungan Mangkrak di Aceh Senilai Rp28 Miliar Ditender Ulang, Kapan Digarap Lagi?

Adapun masalah yang menyebabkan pembangunan berhenti adalahterkait perizinan lingkungan.

Pemberhentiaan pembangunan pabrik dilakukan karena adanya masalah perizinan lingkungan yang dianggap belum terpenuhi.

Pembangunan pabrik alas kaki di Garut tersebut merupakan inisiasi dari PT. Silver Skyline Indonesia.

Baca Juga: Nilai Investasinya Diindikasikan Rp45,71 Triliun, Megaproyek Sepanjang 180,58 Km Ini Bakal Betonkan Tanah 40 Desa di Kabupaten Tuban

Pabrik yang dibangun beberapa waktu yang lalu tersebut telah menelan dana investasi sekitar Rp81 miliar.

Adapun nilai investasi keseluruhan yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan pabrik alas kaki tersebut adalah senilai Rp500 miliar.

Nilai investasi Rp81 miliar yang telah terserap untuk pembangunan tidak akan terganggu meskipun pembangunan diberhentikan sementara.

Baca Juga: Petani Merugi Rp2 Triliun, Bendungan di Aceh Malah Mangkrak hingga Ditinggalkan Kontraktor, Nasibnya Kini…

Pemberhentian pekerjaan proyek yang telah menyerap investasi senilai miliaran rupiah tersebut sebenarnya merupakan kewenangan dari tim eksekusi Penegakan Hukum Terpadu Kementerian Lingkungan Hidup.

Pembangunan akan kembali dilanjutkan setelah dikonfirmasi bahwa proses izin terkait Amdal selesai.

Adapun dampak adanya proyek pabrik alas kaki di Garut, Jawa Barat tersebeut sebenarnya sudah sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat.

Baca Juga: Didanai Jepang 3 Miliar USD, Realisasi Proyek MRT Balaraja-Cikarang Bentang 89,7 Km Bakal Dilanjut, Rute Tangerang-Bekasi Siap Terkoneksi Pada…

Dikonfirmasi, banyak masyarakat Kecamatan Cibatu, Garut, Jawa Barat yang mengaku bahwa kehadiran pabrik alas kaki tersebut sangat berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi maupun sumber daya manusia di sana.

Seperti informasi yang dikutip dari laman resmi Pemprov Jabar, nantinya industri yang berlokasi di Kecamatan Cibatu itu akan mampu menyerap hingga 6.000 tenaga kerja.

Dimana, tenaga kerjanya sendiri nantinya akan berasal dari beragam latar belakang pendidikan, mulai dari SMP, dan SMA. ***

 

Rekomendasi