

inNalar.com – Pembangunan pabrik alas kaki baru di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat kabarnya harus terpaksa dihentikan terlebih dahulu.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kabupaten Garut, Jawa Barat seperti yang dikutip dari laman Antara.
Berdasarkan pernyataannya, penutupan sementara pembangunan pabrik alas kaki di Kecamatan Cibatu tersebut terpaksa dilakukan karena tersandung sebuah masalah.
Adapun masalah yang menyebabkan pembangunan berhenti adalahterkait perizinan lingkungan.
Pemberhentiaan pembangunan pabrik dilakukan karena adanya masalah perizinan lingkungan yang dianggap belum terpenuhi.
Pembangunan pabrik alas kaki di Garut tersebut merupakan inisiasi dari PT. Silver Skyline Indonesia.
Pabrik yang dibangun beberapa waktu yang lalu tersebut telah menelan dana investasi sekitar Rp81 miliar.
Adapun nilai investasi keseluruhan yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan pabrik alas kaki tersebut adalah senilai Rp500 miliar.
Nilai investasi Rp81 miliar yang telah terserap untuk pembangunan tidak akan terganggu meskipun pembangunan diberhentikan sementara.
Pemberhentian pekerjaan proyek yang telah menyerap investasi senilai miliaran rupiah tersebut sebenarnya merupakan kewenangan dari tim eksekusi Penegakan Hukum Terpadu Kementerian Lingkungan Hidup.
Pembangunan akan kembali dilanjutkan setelah dikonfirmasi bahwa proses izin terkait Amdal selesai.
Adapun dampak adanya proyek pabrik alas kaki di Garut, Jawa Barat tersebeut sebenarnya sudah sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat.
Dikonfirmasi, banyak masyarakat Kecamatan Cibatu, Garut, Jawa Barat yang mengaku bahwa kehadiran pabrik alas kaki tersebut sangat berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi maupun sumber daya manusia di sana.
Seperti informasi yang dikutip dari laman resmi Pemprov Jabar, nantinya industri yang berlokasi di Kecamatan Cibatu itu akan mampu menyerap hingga 6.000 tenaga kerja.
Dimana, tenaga kerjanya sendiri nantinya akan berasal dari beragam latar belakang pendidikan, mulai dari SMP, dan SMA. ***