Beroperasi Sejak Zaman Penjajahan! Inilah Sejarah Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin di Riau

inNalar.com – Negara Indonesia pastinya memiliki banyak sekali bangunan yang sudah berdiri sejak zaman penjajahan dulu.

Bangunan itu bermacam macam seperti rumah, jembatan, hingga pangkalan udara seperti salah satunya Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin di Riau.

Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin di Riau ini sudah ada dan beroperasi sejak zaman penjajahan Belanda.

Baca Juga: Mengapung di Atas Laut, Warung Terunik di Lampung ini Banyak Diminati Karena Punya Sensasi yang Beda!

Nama dari pangkalan udara itu dulunya adalah Pelabuhan Udara Simpang Tiga yang berada di bawah jajaran Komando Operasi Angkatan Udara.

Tetapi pada tanggal 27 September 2012 dirubah dan diresmikan menjadi nama sekarang yaitu Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin.

Sebelumnya, pangkalan udara itu dijadikan tempat oleh Belanda untuk mengangkut hasil bumi kita yang ada di Pulau Sumatera ke negerinya.

Baca Juga: Kapal Tradisional Termewah Ini Ada di Labuan Bajo! Begini Fakta dan Asal Usul Kapal Pinisi!

Perizinan untuk bisa menggunakan lahan tanah itu diberikan oleh Sultan Siak kepada pemerintahan Belanda dan tertulis dalam surat Sultan Siak No.9 pada tanggal 10 Juni 1930 yang diperbarui pada tahun 1937.

Pangkalan udara ini merupakan Pangkalan Udara Militer tipe A yang lokasinya ada di Bumi Lancang Kuning, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Lokasi dari Pangkalan Udara Militer ini sangat strategis dan berada di wilayah yang sangat rawan dari ancaman negara luar.

Baca Juga: Indonesia Negara Rawan Terjadi Gempa Bumi, Pahami Mitigasi Bencana untuk Kurangi Dampak Risiko

Sebab itulah Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin keberadaanya sangat penting untuk bisa menjadi pengamanan wilayah udara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin atau dikenal juga sebagai Lanud Roesmin Nurjadin ini juga memiliki tugas tugas penting.

Tugas tersebut salah satunya adalah menyiapkan dan melaksanakan pembinaan maupun pengoperasian seluruh satuan dalam jajarannya.

Lanud Roesmin Nurjadin dulu dipimpin langsung oleh Marsekal Pertama TNI Ronny Irianto Moningka.

Ia merupakan lulusan terbaik Akademi Angkatan Udara serta pernah meraih Adhi Makayasa pada tahun 1992.

Sekarang Lanud Roesmin Nurjadin dipimpin oleh Marsekal Pertama TNI Setiawan yang dilantik pada 31 Januari 2023.

Lanud Roesmin Nurjadin juga telah menjadi ujung tombak dari kekuatan Angkatan udara di wilayah barat Indonesia yang senantiasa terus waspada untuk mengamankan dan menegakan kedaulatan negara Indonesia.***

 

Rekomendasi