

inNalar.com – Proyek IKN atau Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur memang masih dalam masa pembangunan di tahun 2023 ini.
Banyak fasilitas serta infrastruktur dibangun untuk menghubungkan IKN dengan banyak wilayah di Kalimantan Timur maupun daerah lainnya di Indonesia.
Namun, tidak semua infrastruktur itu baru dibangun setelah proyek IKN di Kalimantan Timur mulai direalisasikan.
Beberapa diantaranya bahkan sudah ada di Kalimantan Timur sejak lama dan dimanfaatkan kembali sebagai gerbang menuju IKN.
Contohnya saja adalah Bandara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto yang ada di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Bandara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto ini beralamat di Jl. Poros Samarinda – Bontang, Kelurahan Sungai Siring, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Pembangunan bandara internasional ini dimulai pada tahun 2011 oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur.
Proyek bandara internasional ini selesai pada tahun 2017 dan kemudian, pada awal 2018, diserahkan kepada Ditjen Perhubungan Udara.
Tujuan dari penyerahan ini adalah agar bandara dikelola dan dikembangkan lebih lanjut melalui Unit Penyelenggaraan Bandar Udara (UPBU) Termindung.
Baca Juga: Ada Jejak Manusia Purba, Istana Goa Megah di Padalarang Jawa Barat ini Beri Kesan Misterius karena…
Meski selesai di tahun 2017, peresmian dari Bandara Internasional APT Pranoto ini baru dilakukan pada 25 Oktober 2018 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Bandara Internasional APT Pranoto ini memiliki luas terminal sekitar 12.700 meter persegi.
Selain itu, ukuran runway atau landasan pacu dari bandara ini sekitar 2.250 x 45 meter.
Selain itu, bandara ini juga memilik wilayah taxiway sekitar 3.404 meter persegi dan apron mencapai 36.900 meter persegi.
Fasilitas lainnya adalah hangar seluas 36,3 meter persegi dan pengendali lalu lintas udara (ATC) seluas 688,55 meter persegi.
Meski ukurannya tidak sebesar Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan yang juga ada di Kalimantan Timur, namun, Bandara APT Pranoto ini juga termasuk ke dalam gerbang udara ganda menuju IKN.
Dilansir inNalar.com dari Portal Informasi Indonesia, yang termasuk ke dalam gerbang udara ganda menuju IKN adalah Bandara Internasional APT Pranoto serta Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sepinggan Balikpapan.
Bandara APT Pranoto di Samrinda, Kalimantan Timur ini mampu melayani hingga 1,5 juta penumpang setiap tahunnya.***