Berlangsung Siang-Malam, Pengerjaan Proyek Bandara Terbesar di Jatim Pernah Tersendat Krisis Keuangan

inNalar.com – Proses pembangunan bandara bukanlah hal yang mudah untuk dikerjakan dalam waktu yang singkat, termasuk salah satunya bandara di Jawa Timur ini.

Bandara yang dibangun di Sidoarjo, Jawa Timur ini meninggalkan sejarah yang sedikit memilukan.

Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia pun tidak tinggal diam, berbagai usaha dilakukan demi pengerjaan proyek bandara di Jawa Timur tersebut dapat terselesaikan.

Sebelumnya, pengerjaan bandara di Sidoarjo Jawa Timur ini pernah tersendat karena beberapa masalah krisis keuangan.

Dibalik pengerjaannya yang sedikit mengalami gangguan, proyek bandara di Jawa Timur ini dilakukan di siang-malam.

Baca Juga: Telan Dana Rp 10,8 Triliun, Bandara Ini Akan Jadi Terbesar di Jawa Timur, Apakah Melebihi Juanda?

Jika ditelisik lebih jauh, bandara yang terletak di Sidoarjo Jawa Timur tersebut merupakan salah satu bandara tersibuk di Indonesia.

Di setiap harinya, bandara di Sidoarjo Jawa Timur tersebut mampu melayani sebanyak 500 pesawat.

Jika diukur, jaraknya dari ibu kota Jawa Timur, yakni Surabaya hanya berkisar 12 kilometeran saja.

Sedari dulu, bandara yang berlokasi di Sidoarjo Jawa Timur tersebut memang diproyeksikan jadi salah satu bandara internasional di Indonesia.

Bandara internasional yang dimaksud dari pernyataan di atas adalah Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo Jawa Timur.

Baca Juga: Telan Biaya Sebesar Rp 900 Miliar! Waduk Terbesar di Pacitan Jawa Timur ini Mampu Aliri Sawah Seluas 600 Ha

Bandara tersebut dibangun di Sidoarjo Jawa Timur dengan luas tanah sebesar 477 hektare.

Bandara Internasional Juanda merupakan salah satu bandara di Indonesia yang pengelolaannya berada di bawah PT Angkasa Pura I.

Selain di Indonesia, bandara kebanggaan warga Jawa Timur juga jadi bandara tersibuk keempat di Asia.

Melalui statistik, penerbangan di bandara tersebut terhitung sebanyak lebih dari 750 per minggunya.

Rencananya, di bandara terbesar se-Jawa Timur tersebut bakal dibanguni sebuah jalur kereta.***

Baca Juga: Progres Capai 50,24 Persen, Flyover Djuanda di Sidoarjo Jawa Timur Ini Telan Anggaran hingga Rp 332,8 Miliar

Rekomendasi