

inNalar.com – Pemerintah saat ini tengah mendorong penggunaan tenaga hidro di tanah air khususnya di sistem kelistrikan.
Saat ini sendiri telah dikembangkan PLTA Cisokan dengan kapasitas 1.040 megawatt.
Tepatnya dengan memanfaatkan aliran air Sungai Cisokan, Jawa Barat.
Baca Juga: Ada Sejak Tahun 1982, PLTA di Sumatera Utara Ini Tetap Dipertahankan untuk Mengoperasikan Pabrik…
PLTA Cisokan menjadi PLTA pertama di Indonesia yang memanfaatkan teknologi pump storage.
Tentu saja hal tersebut menjadi sebuah terobosan luar biasa.
Pasalnya, dapat menjadikan fungsi PLTA sebagai power storage secara efektif dengan sistem jauh lebih besar.
PLTA Cisokan dibangun memakai teknologi Roller Compacted Concrete atau RRC.
Nantinya ada bendungan atas dan bawah yang memanfaatkan aliran Sungai Cisokan. Yakni anak dari sungai Citarum.
PLN sendiri akan lebih dulu membangun bendungan dari hulu menuju hilir sungai.
Kemudian dilanjutkan proses pembangunan infrasturktur kelistrikannya.
Yakni sepanjang 27 kilometer sejauh aliran sungai tersebut.
Melansir dari laman resmi PLN, proyek pembangunan PLTA Cisokan tersebut menelan biaya investasi hingga 850 juta USD.
Adapun lokasi pembangunannya dilakukan di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur, Jawa Barat.
Proyek ini sendiri ditargetkan akan rampung pada tahun 2027 mendatang.
Proses groundbreaking sekaligus peresmian pembangunannya sendiri telah dilakukan sejak tahun 2022 lalu.
Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama PLN mengungkapkan bahwa PLTA Cisokan dapat menjadi sebuah komitmen PLN dalam menurunkan emosi karbon.
Termasuk untuk meningkatkan bauran pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (ETB).
Terlebih nantinya PLN juga memiliki rencana untuk mempensiunkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Tidak heran jika PLTA tersebut dapat dijadikan sebagai baseload atau penggantinya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi