Berjuluk ‘Pencabut Nyawa’, Kisah Jembatan Angker Berusia 33 Tahun di NTT Karena Sering Dijadikan Tempat…


inNalar.com –
Terdapat salah satu jembatan di Kupang NTT yang dianggap menyimpan aura mistis dan keangkeran.

Jembatan ini berusia 33 tahun sejak awal berdirinya di tahun 1990 dan difungsikan sejak tahun 1994 untuk menunjang kehidupan masyarakat di NTT khususnya Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Jembatan ini berjuluk ‘pencabut nyawa’ karena seringkali dijumpai orang yang ingin mengakhiri hidup mereka dengan jalan bunuh diri.

Baca Juga: Proyek Termahal! Investasi Capai 2056 Triliun, Kalimantan Utara Ciptakan Kawasan Industri Terbesar Sedunia?

Liliba adalah nama dari jembatan yang berjuluk pencabut nyawa ini yang menelan hingga RP3,5 miliar dalam pembangunannya.

Jembatan ini memiliki ketinggian hampir 200 meter dengan panjangnya sekitar 135 meter dan dibangun di atas sungai Liliba.

Hampir setiap tahun jembatan ini panen korban jiwa dengan cara para korban itu melompat dan terjun bebas ke bawah.

Baca Juga: Kuras Dana Rp21,95 Triliun, Lampung Punya Jalan Tol Termahal di Indonesia, Tarifnya Ada yang Tembus Rp1 Juta?

Alasan mereka mengakhiri hidup bermacam-macam dan diduga frustrasi karena masalah hidup dan masalah percintaan.

Di sisi-sisi pagar jembatan juga terdapat banyak gembok-gembok cinta bertengger dan bertuliskan nama pemiliknya.

Selain itu tak jarang bisa dijumpai seikat buket bunga dengan surat di dalamnya untuk menyatakan perasaan cinta dari pemiliknya.

Baca Juga: Proyek Paling Gila di Dunia, Arab Bakal Pindahkan Gunung Es dari Kutub Selatan? Ternyata Digunakan untuk Ini

Keunikan lain dari jembatan ini adalah adanya plat di sisi samping jembatan yang bertuliskan peringatan untuk melakukan aksi bunuh diri.

Bagi orang yang pertama kali lewat di jembatan Liliba ini mungkin akan berhenti sejenak untuk menyempatkan diri membaca peringatan itu.

Tidak hanya menelan korban jiwa dari warga pribumi, jembatan Liliba juga hampir dijadikan tempat imigran asing asal Afghanistan untuk mengakhiri hidupnya.

Baca Juga: Gedung Kebudayaan Sumbar Senilai Rp31 Miliar Mangkrak, Diduga Korupsi Menjadi Penyebabnya, Benarkah?

Kasus percobaan bunuh diri tersebut terjadi di tahun 2022 dengan imigran asing itu bernama Hasan.

Diketahui imigran itu bernama Hasan dan telah hidup selama 8 tahun dan tidak mendapatkan kabar resetlemen oleh pihak UNHCR (Lembaga PBB yang mengurusi pengungsi dunia) yang menyebabkan ia depresi berat.

Meskipun jadi tempat yang dianggap angker dan membuat merinding, jembatan Liliba tetap jadi ikon penting bagi masyarakat di NTT khususnya Kota Kupang.***

 

Rekomendasi