Berikut Seputar Fakta Sulawesi Utara: Punya Masyarakat Multikultural Hingga Miliki Ribuan Gereja

 

InNalar.com – Berdasarkan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, mencatatkan jumlah penduduk di Pulau Sulawesi pada Juni 2022 sekitar 20,34 juta jiwa.

15,36% atau sekitar 3,12 juta jiwa dari total tersebut merupakan pemeluk agama Kristen.

Pemeluk agama kristen di Pulau Sulawesi paling sedikit ada di Provinsi Gorontalo, yaitu sekitar 16,4 ribu jiwa atau sekitar (1,51%) dari total jumlah penduduk.

Baca Juga: Kuras Anggaran Rp204 Miliar, Proyek Infrastruktur di Sulawesi Utara Siap Upgrade 12 Jembatan Sekaligus

Kemudian di Sulawesi Tenggara sekitar 44,79 ribu jiwa atau sekitar (1,66%), lalu di Sulawesi Barat sekitar 192,73 ribu jiwa atau sekitar (13,32%), dan di Sulawesi Tengah sekitar 499,38 ribu jiwa atau sekitar (16,24%) dari total jumlah penduduk.

Untuk Provinsi kedua dengan jumlah pemeluk agama kristen terbsesar di Pulau Sulawesi ada di Provins SUlawesi Selatan, dengan jumlah sekitar 692,06 ribu jiwa atau sekitar (7,48%) dari total jumlah penduduk.

Adapun Sulawesi Utara menempati posisi pertama dengan jumlah penduduk pemeluk agama kristen Protestan terbanyak di Pulau Sulawesi.

Baca Juga: Dananya Rp830 Miliar, Bendungan di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara Ini Bikin Warga Blokade Jalan, Kok Bisa?

Jumlah penduduk di Sulawesi Utara sendiri berada diangka sekitar 2,67 juta jiwa dan yang memeluk agama Kristen Protestan sekitar 1,68 juta jiwa atau sekitar (62,95%) dari total penduduk.

Sebagai mayoritas, jumlah Gereja kristen di Sulawesi Utara pada juni 2022 mencapai 5.639.

Penyebaran penduduk beragama Kristen Protestan berdasarkan Kabupaten/Kota terbanyak berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 ada di Kepulauan Sitaro dengan presentasi pemeluk agama kristen sebesar (95,88%) dari total jumlah penduduk.

Baca Juga: Pertama di Sulawesi Utara, Jalan Tol Manado-Bitung Seharga Rp8,935 Triliun Simpan Saham Milik 3 PT, Siapa?

Jumlah tertinggi ada di Kepulauan Talaud sebesar (93,65%), lalu di Minahasa Selatan sebesar (87,12%), Minahasa (85,10%), Minahasa Tenggara sebesar (81,19%), Kepulauan Sangihe sebesar (77,42%), Minahasa Utara sebesar (73,40), Kota Tomohon sebesar (72,89%), Kota Manado sebesar (62,94%) dan Kota Bitung sebesar (59,85%).

Selain Kristen, Sulawesi Utara sebagai daerah multikultural juga memiliki masyarakat beragama lainnya, seperti Islam, katolik, Hindu dan Budha. Di mana, kesemua itu hidup saling berdampingan.

Adapun jumlah masjid di Sulawesi Utara sebanyak 1.186, jumlah gereja katolik sebanyak 299, jumlah pura sebanyak 170, 32 vihara dan 5 kelenteng .

Sedangkan, Rumah ibadah kelenteng baru ada di Sulawesi Utara pada tahun 2020.

Sementara untuk penduduk yang beragam Islam paling banyak ada di Bolaang Mongondow Selatan sebesar (93,47%), Bolaang Mongondow Utara sebesar (88,63%), Kota Kotamobagu sebesar (85,33%), Bolaang Mongondow Timur sebesar (71,65%) dan Bolaang Mongondow sebesar (61,34%).

Baca Juga: Daerah Manado Sulawesi Utara Bikin Wisatawan Terkesima dan Berkunjung Kembali, Alasannya….

Ada beberapa Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara yang tergolong unik, Awalnya daerah ini mayoritas penduduknya beragama Islam pada tahun 2020, dan Pada tahun 2022 menjadi mayoritas beragama Kristen Protestan.

Seperti Kepulauan Sangihe, pada tahun 2020 jumlah penduduk beragama Islam sebesar (64,06%), namun pada tahun 2022 jumlah penduduk beragama Kristen Protestan meningkat drastis menjadi (77,42%).

Begitu juga pada Kota Manado, Pada tahun 2020 jumlah penduduk beragama Islam sebesar (59,62%), namun pada tahun 2022 penduduk beragam kristen protestan meningkat menjadi (62,94%).

Kemudian hal ini juga terjadi di Kota Bitung, pada tahun 2020, jumlah penduduk beragam Islam sebesar (76,82%), namun pada tahun 2022 jumlah penduduk beragam kristen protestan meningkat menjadi (59,85%).***

 

Rekomendasi