Berikut Sejarah dan Tujuan Hari Bidan Nasional 2023, Wujudkan Dukungan bagi Seluruh Bidan di Indonesia

inNalar.com – Hari Bidan Nasional yang jatuh pada tanggal 24 Juni adalah perayaan yang diadakan setiap tahun untuk menghormati dan mengapresiasi peran penting para bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan bayi.

Perayaan ini juga menjadi momen untuk merefleksikan sejarah panjang dan perjuangan bidan dalam menjalankan tugas mereka sebagai penjaga kehidupan baru.

Pemilihan tanggal 24 Juni sebagai Hari Bidan Nasional memiliki latar belakang sejarah yang penting.

Baca Juga: Khutbah Idul Adha 2023 Menyentuh Hati: Merajut Kembali Benang Akhlakul Karimah dalam Mencetak Generasi Saleh

Pada tanggal ini, pada tahun 1983, Persatuan Bidan Indonesia (IBI) resmi didirikan sebagai organisasi profesi bidan yang bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak bidan, meningkatkan kualitas pendidikan bidan, serta memperkuat peran dan pengakuan bidan dalam sistem kesehatan nasional.

Sebelum didirikannya IBI, bidan di Indonesia tidak memiliki wadah organisasi yang menyatukan mereka dan memperjuangkan kepentingan profesi.

Pada masa itu, bidan seringkali bekerja tanpa pengakuan dan dukungan yang memadai, sehingga menghadapi tantangan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.

Baca Juga: Tips Olahan Daging Sapi Spesial Hari Raya Idul Adha 2023: Goulash Daging Sapi

Dengan didirikannya IBI, bidan di Indonesia memiliki wadah untuk berkomunikasi, berkolaborasi, dan berbagi pengetahuan serta pengalaman.

Organisasi ini memainkan peran penting dalam meningkatkan standar praktik bidan, mengadvokasi kepentingan bidan, dan mempromosikan pentingnya peran bidan dalam perawatan kesehatan ibu dan bayi.

Perayaan Hari Bidan Nasional pada tanggal 24 Juni menjadi momentum untuk menghormati perjuangan dan kontribusi bidan dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di Indonesia.

Baca Juga: Pendekatan yang Dilakukan Newcastle United Sukses Besar, Sandro Tonali Bakal Segera Tinggalkan AC Milan

Bidan, sebagai tenaga kesehatan yang terlatih dan terampil dalam bidang kehamilan dan persalinan, berperan sebagai pendamping dan penyedia pelayanan kesehatan yang penting selama masa kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan.

Seiring dengan perkembangan waktu, peran bidan juga mengalami perluasan. Bidan tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga memberikan pendampingan emosional, dukungan psikologis, serta edukasi kesehatan kepada ibu dan keluarga.

Bidan juga berperan dalam promosi kesehatan dan pencegahan penyakit melalui program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan reproduksi dan keluarga.

Baca Juga: Ustadz Khalid Basalamah Ungkap 7 Amalan Paling Utama di Bulan Dzulhijjah, Nilainya Kalahkan Pahala Jihad

Pentingnya perayaan Hari Bidan Nasional adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelayanan bidan dalam sistem kesehatan.

Dengan meningkatkan pengetahuan dan pengakuan terhadap peran bidan, diharapkan masyarakat akan lebih mempercayai dan menghormati bidan sebagai mitra penting dalam perawatan kesehatan ibu dan bayi.

Melalui perayaan Hari Bidan Nasional setiap tanggal 24 Juni, diharapkan bidan di Indonesia mendapatkan dukungan yang lebih besar dari pemerintah, institusi kesehatan, dan masyarakat.

Dukungan untuk Hari Bidan Nasional ini diwujudkan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan, sarana dan prasarana yang memadai, serta pengakuan terhadap peran bidan dalam kebijakan dan sistem kesehatan nasional.***(Rohma Roifatunnisa’)

 

 

Rekomendasi