Berdiri Sejak 1956, Masjid Raya di Sragen Ini Jadi Masjid Percontohan Nasional, Ada Fasilitas Minum Gratis?

InNalar.com – Masjid sebaiknya menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi para jamaah.

Masjid yang dikelola secara profesional, baik dari sisi manajerial pengelolaan, pelayanan dan programnya tentu akan mendatangkan manfaat yang besar bagi ummat.

Salah satu masjid yang mengedepankan kenyamanan jamaahnya ialah Masjid Raya Al- Falah Sragen.

Baca Juga: Korek Dana Rp920 Miliar, Dibalik Bendungan Multifungsi di Lampung Ini Terdapat Monumen Bersejarah, Apa Itu?

Tempat ibadah umat Muslim tersebut menjadi Masjid Percontohan Nasional, terletak di daerah jl. Sukowati, Kebayan, Sragen.

Masjid Raya Al-Falah Sragen pertama kali didirikan di atas tanah pemberian PG Mojo Sragen tahun 1956.

Adapun, pada tahun 1960, kepemilikan tanah masjid ini dibalik nama menjadi milik pemerirntah daerah Kabupaten Sragen.

Baca Juga: Tidak Mau Ketemu Hingga Dilarang Menjenguk, Ternyata Ini Alasan Perang Dingin Soeharto dan BJ Habibie Dulu

Ada berbagai program dari takmir masjid ini yang sangat mengutamakan jamaahnya.

Misalnya, disiapkan minum teh dan jahe 24 jam, barang yang hilang di ganti, disiapkan buka puasa sunah senin dan kamis, disiapkan minyak wangi setiap masuk masjid, hingga perlengkapan sholat dan nasi bungkus untuk jamaah.

Selain itu, dalam menjaga konsistensi sholat berjamaah, khususnya di waktu subuh, masjid ini mempunyai program sholat subuh berhadiah umroh.

Baca Juga: Alasan Bupati Kebumen Usulkan 3 Jalur Exit Tambahan di Proyek Jalan Tol Cilacap-Yogyakarta, Ternyata untuk…

Program menarik lainnya yang dimiliki masjid Raya Al-Falah Sragen ini yaitu halaman masjid bisa dipergunakan untuk even pernikahan dan di dalam masjid untuk ijab kabul dan ada juga Badan Usaha Milik Masjid (BUMM) ATM Beras.

Ada puluhan karyawan masjid yang digaji secara profesional dan masjid ini dilengkapi dengan 20 CCTV, keamanan 24 jam dan brigadir masjid yang bertugas membersihkan masjid-masjid di sekitar masjid alfalah tiap pagi.

Untuk kajian rutin di mesjid ini tidak perlu diragukan lagi, ada kajian senin sampai kamis ba’da isya, kajian subuh ceria tiap ahad yang dilanjutkan dengan makan pagi gratis yang memiliki estimasi antara 1.500 sampai 2.000 jamaah.

Saat ini Masjid Raya Al-Falah Sragen terus melakukan inovasi dan pengembangan kualitas masjid. Takmir Masjdi berencana akan membangun Gedung Madinah.

Gedung ini membutuhkan anggaran sekitar Rp 3 miliar dan akan dibangun di atas lahan 1.000 meter persegi.

Gedung ini rencananya dibuat dengan dua lantai yang akan digunakan untuk pemakmuran masjid, imam center dan kaderisasi dai di lingkungan masjid.

Masjid yang dikelola kurang lebih 80% anak muda ini pada tahun 2022 mendapatkan jumlah penghimpunan sekitar 2,4 miliar yang digunakan untuk kegiatan dakwah, operasional dan sosial masyarakat. ***

 

Rekomendasi