

inNalar.com – Kabupaten Kediri merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang kaya akan tempat wisatanya.
Tak hanya wisata alamnya yang mengundang para pengunjung luar daerah, di Kabupaten Kediri terdapat tempat wisata religi.
Tempat wisata religi tersebut dikenal oleh masyarakat dengan nama Gereja Tua Puhsarang.
Baca Juga: Menelan Biaya Rp2 Triliun, Bendungan di Subang Ini Jadi Solusi Ketahanan Pangan di Wilayah Indramayu
Lokasinya berada di Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur.
Tepatnya terletak di lereng Gunung Wilis dan berada pada ketinggian 400 mdpl.
Dilansir inNalar.com dari laman Pemkab Kediri, Gereja Tua Puhsarang dibangun pada tahun 1936.
Miliki arsitektur yang unik, gereja ini didesain oleh arsitek asal Belanda bernama Ir. Maclaine.
Ketika mendesain gereja ini, Maclaine tidak lupa memasukkan unsur budaya lokal.
Gereja ini dibangun di atas lahan seluas 6,5 hektar dan di dalam kompleks gereja ini bisa ditemui beberapa hal unik.
Hal unik yang bisa ditemui di kompleks ini diantaranya 3 patung Maria, Tiga Jalan Salib, Taman Hidangan Kana, dan lain sebagainya.
Gereja ini mengalami beberapa kali renovasi dimana yang pertama ada di tahun 1955, kedua 1974, Ketiga 1986, Keempat 1999.
Meskipun mengalami beberapa kali renovasi, bentuk asli gereja tersebut masih sangat terjaga.
Baca Juga: Dapat Pinjaman Dana Senilai Rp1,5 Triliun, Aset PT Cita Mineral Investindo Tbk Merangkak Naik!
Salah satunya adalah alter gereja yang terbuat dari batu dengan berat 7 ton masih ada.
Altar tersebut dengan pahatan berbentuk rusa dan bagian luarnya berbentuk stupa Borobudur.
Bagi para pengunjung atau wisatawan yang mengadakan kegiatan rohani, di lokasi wisata religi ini juga menyediakan penginapan Wisma Betlehem dengan gedung pertemuan.
Pada penginapan tersebut terdapat 24 kamar tidur standar dan 30 kamar VIP.
Di Wisma tersebut juga terdapat kafetaria yang menyediakan berbagai makanan dan minuman. ***