

inNalar.com – Berau merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Kalimantan Timur.
Dilansir inNalar.com dari beraukab.go.id, Berau terkenal dengan wisata alam bawah lautnya.
Namun, ternyata tak hanya wisata alamnya saja di Berau juga terdapat beberapa wisata sejarah dan edukasi yang bisa kalian kunjungi.
Baca Juga: Jabat Gubernur IKN Kaltim 5 Tahun, Kekayaan Isran Noor Bertambah Drastis Hingga Hampir Rp3 Miliar?
Salah satu wisata edukasi dan sejarah yang ada di Berau ini berupa keraton kesultanan Sambaliung.
Bukti sejarah masih terlihat pada kokohnya keraton kesultanan Sambaliung di Berau.
Secara administratif, Keraton Sambaliung berlokasi di Jl. ST Aminuddin, Sambaliung, Kec. Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Kesultanan Sambaliung sendiri mulai berdiri pada tahun 1810 dan merupakan pecahan dari Kesultanan Berau.
Sementara itu, sejak sepeninggal Sultan Sambaliung ke-8, Keraton Sambaliung dialihfungsikan menjadi museum yang menyimpang banyak benda bersejarah.
Beberapa benda bersejarah yang bisa dilihat di Keraton Sambaliung seperti tugu prasasti yang terbuat dari kayu ulin.
Tugu prasasti tersebut bertuliskan hurud Arab-Melayu dan dua buah tugu prasasti yang bertuliskan aksara asli Bugis.
Dilansir inNalar.com dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, adapun koleksi lain yang cukup unik yakni buaya sepanjang 4 meter yang telah diawetkan.
Kemudian, buaya yang telah diawetkan tersebut di pajang dalam kota kaca di bagian luar keraton.
Uniknya, gaya aristektur keraton Sambaliung ini memiliki ciri khas desain bangunan Cina.
Terdapat 12 kamar dan 1 ruang utama di bagian tengah keraton Sambaliung.
Ruang utama keraton biasanya digunakan untuk menggelar pertemuan-pertemuan adat.
Selain itu, keraton Sambaliung memiliki 4 buah taman yang 3 diantaranya berada di bagian depan.***