

inNalar.com – Ekspedisi Batanghari yang dimulai pada Kamis 27 Juli 2023, terungkap bahwa di Sungai Batanghari terdapat ikan raksasa dan terbesar di Asia bernama ikan tapah.
Diikutip dari berbagai sumber, seorang peneliti dari Universitas Jambi melakukan penelitian pada 2008 dan menemukan ikan raksasa yang dihup di sungai terpanjang di Sumatera.
Selain ikan tapah, ada pula 320 jenis ikan lainnya yang hidup di Sungai Batanghari.
Hati-hati jangan sampai bingung, ikan tapah sekilas terlihat seperti ikan lele karena ikan ini sebenarnya termasuk dalam keluarga lele yang dalam bahasa latin adalah Siluridae.
Faktanya, ikan tapah tidak hanya hidup di Sungai Batanghari tetapi juga di beberapa perairan tawar negara Asia lainnya.
Antara lain Kamboja, Thailand, Myanmar, Afghanistan, Pakistan, India dan tentunya india.
Baca Juga: 7 Ciri-ciri yang Menandakan Kamu Mempunyai IQ Tinggi, Salah Satunya adalah Memilki Hewan Peliharaan
Ikan tapah hidup di sungai besar yang berarus lambat seperti Sungai Batanghari.
Ikan tapah akan bertelur pada musim hujan dan tumbuh di sekitar tepian sungai.
Disebut ikan raksasa karena ikan tapah memiliki ukuran yang mengerikan, tubuh yang besar dibandingkan ikan air tawar pada umumnya.
Panjang ikan tapah bisa mencapai 2,5 meter, paling kecil 120 cm dan Berat badannya setara dengan remaja, 50 kg.
Karena tubuhnya yang besar, ikan tapah juga dikenal sebagai hewan amfibi yang ahli memakan hewan lain.
Tidak hanya memakan hewan sungai saja, namun juga hewan yang hidup di permukaan sungai seperti burung dan sejenisnya.
Namun di balik keganasannya, tapah bukanlah ikan yang rakus, tidak selalu makan. Ikan tapah hanya memakan sekali atau dua kali dalam seminggu.
Ikan tapah memang tidak banyak seperti ikan lele atau ikan sungai pada umumnya.
Ikan tapah termasuk ikan yang terancam punah karena jumlahnya yang sedikit dan seringnya diburu karena jenis ini termasuk ikan yang enak dan bergizi.
Pihak pemerintah setempat sudah melakukan upaya mengendalikan sampah di Sungai Batanghari, agar tidak mengancam populasi ikan tapah.
Tak hanya masalah sampah, limbah industri yang masuk ke Sungai Batanghari juga terus dikontrol agar tidak mengancam nyawa ikan tapah.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi