Berani Hadapi Aturan Pusat, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan Ternyata Punya Harta Rp33 Miliar!


inNalar.com
Ria Norsan kini menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Barat, dan harta kekayaan yang ia miliki jadi perhatian usai laporan resminya diumumkan ke publik.

Nama Ria Norsan sendiri sudah lama dikenal di dunia politik Kalbar. Sebelum dipercaya memimpin Kalimantan Barat, ia telah menjabat sebagai wakil gubernur di periode sebelumnya.

Selain itu, ia juga dikenal sebagai tokoh penting di Partai Golkar, bahkan sempat menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar.

Baca Juga: Bupati Bangli Nyoman Sedana Arta Catat Kekayaan Rp 39,6 Miliar, Layak Disebut Bupati Terkaya Di Bali

Namun, Ria mengambil keputusan penting pada tahun 2025 dengan bergabung ke Partai Gerindra.

Langkah politiknya untuk bergabung dengan Partai Gerindra bukan tanpa alasan.

Dalam pernyataan publiknya, ia menegaskan bahwa keputusan itu diambil bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi demi kemajuan Kalimantan Barat.

Baca Juga: Miliki Harta 29,1 Miliar dan Wuling Air EV, Robby Hernawan Dijuluki Wali Kota Terkaya se-Jawa Tengah

Melalui Partai Gerindra, ia berharap pembangunan daerah bisa lebih maksimal sekaligus mempermudah komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Keputusannya pindah ke Partai Gerindra cukup mengejutkan, namun dianggap sebagai strategi yang cerdas.

Usai dilantik sebagai Gubernur Kalimantan Barat, Ria menyampaikan rencana awalnya dalam memimpin pemerintahan.

Baca Juga: Wow! Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka Koleksi Mobil Mewah dan Kapal Laut, Hartanya Tembus Rp598 Miliar

Ia ingin menata ulang struktur Organisasi Pemerintah Daerah (ODP) agar lebih tertib dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menurutnya, penataan birokrasi yang baik merupakan landasan utama untuk memberikan pelayanan publik yang maksimal kepada masyarakat.

Salah satu keputusan Ria Norsan yang juga menarik perhatian adalah soal guru honorer.

Di tengah berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 mengenai pelarangan pemerintah daerah untuk mengangkat pegawai non-ASN, Ria justru bersikap sebaliknya.

Ia menekankan bahwa keberadaan guru honorer tetap dibutuhkan dan mereka akan terus mengajar seperti biasa.

Menurut Ria Norsan, tanpa kehadiran guru honorer, proses belajar dan mengajar di daerah Kalimantan Barat dapat terganggu.

Meski tidak sejalan dengan aturan dari pemerintah pusat, keputusan ini menunjukkan kepeduliannya pada dunia pendidikan di Kalbar.

Selain kebijakan dan langkah politiknya yang berani, harta kekayaan Ria Norsan juga menjadi sorotan.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN) yang disampaikan pada 11 April 2025, total kekayaan yang ia miliki tercatat mencapai Rp33.245.065.037.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa Ria Norsan termasuk salah satu kepala daerah dengan harta kekayaan yang cukup tinggi.

Diketahui, aset tanah dan bangunan miliknya tersebar di berbagai daerah, termasuk di Kota Pontianak, Sleman, dan Jakarta Utara. Total aset properti ini mencapai lebih dari Rp18 miliar.

Ria Norsan juga melaporkan kepemilikan tiga kendaraan senilai Rp330 juta, terdiri dari Honda CR-V, Toyota Avanza, dan Toyota Kijang Pick Up.

Selain itu, ia tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp476 juta, kas senilai lebih dari Rp5 miliar, serta harta lainnya sebesar Rp8,5 miliar.

Semua harta kekayaan yang dilaporkan merupakan hasil kerja keras sendiri, bukan hibah ataupun warisan.

Di balik harta kekayaan yang cukup besar, Ria Norsan menunjukkan bahwa pencapaian tidak datang secara instan.

Dengan pengalaman panjang di dunia politik serta langkah berani yang ia ambil, Ria berhasil membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang bertanggung jawab terhadap masyarakat.

Dengan segala harta kekayaan dan kiprah politik yang dijalani, Ria Norsan menjadi salah satu sosok yang menarik untuk terus diikuti perkembangannya di Kalimantan Barat.

(Titah Arkanul Ummami)

Rekomendasi