Berada di Pesisir Barat Sumatera, Bandara Megah di Lampung ini Pangkas Waktu Jalur Darat 6 Jam jadi 40 Menit!

inNalar.com – Provinsi Lampung memiliki tiga pintu gerbang udara, salah satu bandar udara yang paling dikenal adalah Bandara Internasional Raden Inten II.

Sementara dua bandara lainnya adalah Bandara Gatot Subroto dan Bandara Taufik Kiemas.

Diketahui Bandara Internasional Raden Inten II berada di Kabupaten Lampung Selatan. Bandara ini menghemat waktu perjalanan darat.

Adapun Bandara Gatot Subroto berada di Kabupaten Way Kanan dan Bandara Taufik Kiemas di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

Baca Juga: Dibangun Tahun 1877! Pelabuhan Terbesar Seluas 930 Hektar Ini Akan Diperluas Sampai 2 Kali Lipat, Benarkah?

Kabar yang cukup menggembirakan dengan adanya Bandara di Provinsi Lampung yang memudahkan akses perjalanan di lintasan Barat Sumatera.

Yaitu, Bandara Taufik Kiemas yang lokasinya ada di Kecamatan Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

Uniknya, Bandara Taufik Kiemas sebelumnya bernama Bandar udara Pekon Serai.

Keberadaan Bandara Taufik Kiemas ini membuat perjalanan darat dari daerah Lampung dan Bengkulu menuju Krui dapat terpangkas jauh waktunya.

Baca Juga: Jarang Ada yang Tahu, Pelabuhan di Lampung Ini Panjangnya Sampai 6 Mil, Yuk Cari Tahu Dimana

Apabila perjalanan darat Lampung – Krui ditempuh selama 6 jam dan Bengkulu – Krui ditempuh dalam waktu 7 jam.

Maka, dengan adanya bandara ini waktu tempuh perjalanannya hanya menjadi 40 menit saja.

Bandara yang berada di Kabupaten Pesisir Barat Lampung ini diharapkan dapat mendongkrak pariwisata yang tersebar di sepanjang pesisir barat Sumatera.

Baca Juga: Gak Nyangka, Bangka Belitung Miliki 170 Ribu Ton Potensi Nuklir dan 4 Negara Tertarik Investasi, Mana Saja?

Selain itu, sembari menunggu realisasi pembangunan tol Lampung – Bengkulu di tahun 2025 mendatang, para penduduk dapat menggunakan pilihan transportasi udara melalui Bandara Taufik Kiemas ini.

Keberadaan daya tarik wisata pantai di sepanjang pesisir barat Lampung dan pemangkasan jarak waktu menjadi pendorong utama keberadaan Bandara Taufik Kiemas sebagai bandar udara alternatif di Provinsi Lampung.

Sebagai informasi, meski bukan berada di wilayah pusat kota, tetapi Bandara Taufik Kiemas luasnya mencapai 75.624 hektar.

Baca Juga: 110 Ekor Hiu Paus di Sumbawa Terancam Punah, Benarkah Ekowisata Hiu Paus Justru Membahayakan Hewan Jinak Itu?

Dilansir dari YouTube Ditjen Perhubungan Udara, diketahui luas terminalnya mencapai 1.116 meter persegi, tidak terlalu luas tetapi mampu menampung 50.000 penumpang pertahun.

Fasilitas runway Bandara Taufik Kiemas diketahui miliki ukuran 1.300 meter x 30 meter, sehingga dengan ukuran tersebut tipe pesawat yang mendarat di bandar udara ini bertipe ATR 72.***

 

Rekomendasi