

inNalar.com – Jembatan adalah salah satu infrastruktur guna menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lain dan salah satunya berada di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.
Bahkan, jembatan yang ada di Kabupaten Samosir tersebut menjadi penghubung dua pulau.
Dikenal oleh masyarakat sekitar dengan nama Jembatan Aek Tano Ponggol.
Jembatan ini merupakan satu-satunya akses darat untuk menuju Pulau Samosir yang ada di tengah Danau Toba.
Pelaksanaan konstruksinya dilakukan oleh PT Wijaya Karya dan selesai pada Desember 2022.
Namun, infrastruktur ini baru diresmikan pada Agustun 2023 oleh Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Gandeng KAI Bangun Fasilitas Angkutan Batu Bara, Laba PT Bukit Asam Tbk Terjun Bebas, Pendapatannya…
Jembatan ini membentang sepanjang 383 meter dengan panjang bentang utamanya 99 meter dan lebar 8 meter.
Sementara itu, pada jembatan utamanya terdapat 3 bentang dengan bentang utama sepanjang 99 meter.
Bentang utama menggunakan struktur utama box girder, sedangkan jembatan pendekat juga terdiri dari 3 bentang dengan struktur utama prestressed I girder.
Pembangunannya bertujuan untuk mendukung pengembangan Danau Toba sebagai Kawasan Strategus Pariwisata Nasional.
Dilansir inNalar.com dari pu.go.id, untuk merealisasikan jembatan Aek Tano Ponggol, pemerintah mengucurkan dana mencapai Rp173 miliar.
Belum satu tahun beroperasi setelah diresmikan terdapat rencana pengembangan jembatan ini.
Diketahui bahwa infrastruktur ini akan dipercantik dengan menghadirkan sejumlah lampu hias dan taman.
Pengembangan tersebut rencanaknya akan dilaksanakan pada tahun 2024.
Bahkan, rencana pembangunan ini telah dianggarkan sebesar Rp45 miliar untuk mempercantik jembatan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi