Belum Diresmikan, Bendungan Senilai Rp1,6 Triliun di Kabupaten Konawe Ini Malah Ambruk, Apa Penyebabnya?

inNalar.com – Konawe merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara.

Adapun pembangunan infrastruktur di Kabupaten Konawe ini berkembang dan salah satunya mengenai bendungan.

Terdapat bendungan baru di Kabupaten Konawe yang dikenal dengan Bendungan Ameroro.

Baca Juga: Momen Seorang Wanita Kesurupan, Teman-temannya yang Beda Agama Berusaha Menyembuhkan dengan Doa

Secara administratif, Bendungan Ameroro berlokasi di Ameroro, Kec. Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Dilansir inNalar.com dari pu.go.id, Bendungan Ameroro mulai dibangun pada Desember 2020.

Bendungan ini memiliki kapasitas tampung sekitar 98,81 juta meter kubik.

Baca Juga: Bukan Hutang, dr Saddam Ismail Sebut Makanan Ini Juga Bikin Cepat Tua, Ternyata Sering Kita Konsumsi lho!

Memiliki kapasitas sebesar itu, waduk ini nantinya difungsikan untuk memenuhi kebutuhan air baku sebesar o,51 m3/detik.

Selain itu, suplai air dari bendungan ini juga diproyeksikan untuk menyediakan air baku bagi daerah-daerah industri nikel.

Mengingat industri nikel di Kabupaten Konawe diperkirakan akan terus berkembang.

Baca Juga: Heboh, Pedagang Tanah Abang Minta Pemerintah Tutup E-Commerce Lainnya, Netizen: Dikasih Hati Minta Jantung

Tak hanya itu, bendungan Ameroro juga berpotensi menambah layanan daerah irigasi seluas 3,363 hektar di Kabupaten Konawe.

Untuk membangun bendungan ini, pemerintah menggelontorkan dana yang tidak sedikit.

Biaya yang dibutuhkan untuk merealisasikan bendungan seluas 3,363 hektar ini mencapai Rp 1,6 triliun.

Dana tersebut bersumber dari APBN dimana proyek ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional.

Namun, belum sempat diresmikan Bendungan Ameroro senilai Rp 1,6 triliun ini malah ambruk

Ambruknya bendungan Ameroro ini diduga disebabkan oleh kegagalan konstruksi.

Meskipun begitu hingga kini, masih belum diketahui dengan pasti ambruknya bendungan ini.***

 

Rekomendasi