

inNalar.com – Desa di Pelosok Kab Bolaang Mongondow dijuluki sebagai desa paling mandiri sekaligus kreatif di Sulawesi Utara.
Namanya Desa Mengkang, berada di Kec Lolayan, Kab Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
Dijuluki sebagai desa paling mandiri di Sulawesi Utara, karena belasan tahun wilayahnya tak teraliri oleh listrik PLN.
Marsidi Kadengkang, mantan Kepala Desa Mengkang Kab Boloaang Mongondow, bersama para penduduk lainnya membuat sebuah terobosan unik.
Para penduduk desa Mengkang Bolaang Mongondow menyadari adanya aliran sungai Molobaian dan sungai Ongkak yang melintas di wilayahnya.
Akhirnya, penduduk Desa Mengkang memutuskan untuk membuat sebuah kincir air yang menggunakan aliran sungai sebagai penggeraknya.
Itulah mengapa desa Mengkang selain dijuluki sebagai desa mandiri, juga disebut sebagai desa paling kreatif di Sulawesi Utara.
Diketahui bahwa desa pelosok di Kab Bolaang Mongondow ini tak tersentuh aliran listrik PLN dari tahun 2006.
Kemudian, perjuangan penduduk desa untuk mendapatkan aliran listrik yang lebih layak akhirnya berakhir setelah belasan tahun lamanya.
PLN menyambungkan aliran listrik menuju Desa pelosok di Kab Bolaang Sulawesi Utara pada pembuka tahun 2022.
Perjuangan selama 16 tahun para penduduk Desa Mengkang Kab Bolaang Mongondow hidup seadanya tanpa listrik yang memadai menarik perhatian publik.
Tak terkecuali pada sosok mantan kepala desa Mengkang Kab Bolaang Mongondow, Marsidi Kadengkang.
Pada tahun 2019, Dinas Lingkungan Hidup memberikan penghargaan Kalpataru bagi sosok di balik kekreatifan dan kemandirian Desa Mengkang, Kab Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
Penghargaan yang diberikan oleh negara kepada Marsidi Kadengkang ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat untuk ikut menjadi sosok pembangun wilayah di daerahnya masing-masing.
Tentunya terobosan yang dilakukan Desa Mengkang, Kab Bolaang Mongondow ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk mulai menggunakan energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi