Belajar Wayang Sambil Memanah? Konsep Wisata di Desa Klaten Jawa Tengah Ini Bikin Pengunjung Terkesima!

inNalar.com – Terletak di desa Sidowarno, kecamatan Wonosari, kabupaten Klaten, provinsi Jawa Tengah.

Desa wisata edukasi wayang ini sangat unik dan membuat pengunjung terkesima.

Desa wisata ini menyuguhkan pengalaman menjelajah budaya dan adat khas negara Indonesia.

Baca Juga: Dikurung Perkebunan Teh dan Hutan Lindung, Desa Wisata di Bandung Jawa Barat Ini Sejuknya Gak Ada Obat!

Tak hanya melihat-lihat saja seperti berkunjung ke museum, pengunjung diberi kesempatan menggunakan kostum wayang sambil belajar memanah.

Dilansir inNalar.com dari salah satu video reels yang diunggah oleh akun Instagram humas.jateng dan disporaparjateng, berikut fakta desa wisata Sidowarno.

1. Kebanyakan Warga Berprofesi Sebagai Pengrajin Wayang

Sebagian besar penduduk desa wisata Sidowarno berprofesi sebagai pengrajin wayang dari kulit kerbau.

Baca Juga: Andalkan UMKM, Desa Wisata di Bandung Jawa Barat Ini Tumbuh Menjadi Markas Ampuh Pelepas Penat!

Hebatnya, keahlian yang mereka miliki sudah diwariskan oleh nenek moyang mereka sejak tahun 1950-an.

Nilai ini tentu menambah daya tarik desa wisata Sidowarno. Sambil healing, kita juga bisa mengambil banyak pelajaran.

2. Menyajikan Wayang Sebagai Ikon

Kita bisa belajar lebih banyak mengenai budaya khas Nusantara di desa wisata Sidowarno.

Kita bisa menyaksikan pertunjukan wayang kulit, bahkan mempelajari proses pembuatannya.

Baca Juga: Pengen Camping Sembari Berendam Air Panas? Desa Wisata di Bandung Jawa Barat Ini Siap Temani Masa Healingmu!

Desa wisata ini juga menyuguhkan seni tatah sungging, yaitu proses memahat dan mewarnai wayang.

3. Menyediakan Fasilitas Berkeliling Desa

Tak perlu khawatir, jika ingin berkeliling melihat seluruh sudut desa wisata Sidowarno, pengunjung bisa menaiki Otrans atau Ojek Transportasi.

Pengunjung akan dikumpulkan dalam suatu tempat, lalu pengelola akan menyuguhkan minuman jamu gendong dan makanan tradisional.

Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menyaksikan pertunjukan tari tradisional di desa wisata ini.

4. Memiliki Fasilitas Pendukung Lengkap

Meski judulnya adalah ‘desa’ wisata, tempat ini ternyata menyediakan fasilitas pendukung yang lengkap.

Area parkir sangat luas, kamar mandi umum ada banyak, bahkan homestay untuk menginap pun ada.

5. Termasuk 75 besar ADWI 2023

Desa wisata Sidowarno telah dinobatkan menjadi bagian dari 75 besar ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia) 2023.

Prestasi yang dicapai tentu tak luput dari perhatian pemerintah dan warga setempat yang turut mendukung kemajuan daerah ini.

Atas pencapaian tersebut, pada 4 Juni lalu, Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) mengunjungi desa wisata Sidowarno.

Menparekraf menyebut, 41 dari 500 besar desa wisata nasional merupakan hasil sumbangan oleh provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga: Dulunya Kawasan Gunung Api, Kini Desa Wisata di Magelang Ini Hadirkan Suasana Tradisional yang Memorable

6. Diharapkan Menjadi Wisata Kelas Dunia

Menparekraf dalam kunjungannya, menyampaikan harapan, semoga kelak desa wisata Sidowarno menjadi sasaran turis kelas dunia.

Terlebih, wayang telah diakui UNESCO sebagai warisan kebanggaan dari negara Indonesia.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]