

inNalar.com – Jeruk adalah salah satu buah yang cukup populer di Indonesia.
Rasa buah yang manis dan asam, sangatlah menyegarkan dan menjadi kesukaan masyarakat Indonesia.
Namun, terkadang terdapat jeruk yang rasanya sangat asam dan tidak bisa dikonsumsi.
Saat membeli jeruk, mungkin banyak dari kalian yang tidak bisa membedakan mana yang rasanya manis atau mana yang rasanya asam.
Mengingat, kita tidak bisa mencicipi satu per satu dari jeruk yang akan dibeli.
Bersumber dari kanal Youtube Nurul Hasan, akan dibahas mengenai bagaimana cara memilih membedakan jeruk yang manis atau kecut.
Baca Juga: Anabul di Rumah Susah Akur? Bisa Jadi Kamu Belum Terapkan Cara Ini Untuk Mencegah Kucing Berkelahi
Untuk memilih jeruk yang manis, kita harus memilih jeruk yang tua atau masak.
Kalau jeruk yang belum matang atau dipetik sebelum matang di pohon pasti asam dan tidak enak.
Untuk membedakannya, kita hanya bisa melihat dari kulit luarnya saja.
Baca Juga: Mengenal Tampilan dan Sifat Belgian Malinois, Ras Anjing Terpintar Berwajah Garang Berhati Malaikat
Ketika jeruk tersebut sudah tua atau matang, kulit luarnya sudah terlihat mengkilat dan tidak mengkerut.
Artinya, kulitnya sudah benar-benar tua dan halus. Sedangkan, kulit jeruk yang masih muda terasa kasar.
Perbedaan selanjutnya adalah ketebalan dari kulit jeruk itu sendiri.
Baca Juga: Kucing Meong-meong Bisa Jadi Sedang Sakit, Berikut Tanda Anabul Sedang Tidak Sehat!
Jika kulit jeruk terlalu tebal, hal itu menandakan bahwa buah tersebut masih muda dan terasa asam.
Selain itu, perbedaan selanjutnya dapat terlihat dari warna buah tersebut.
Saat buat itu sudah masak, maka warnanya akan sedikit terang.
Tak hanya itu, jika kalian ingin membeli jeruk maka pilihlah yang sudah empuk.
Biasanya, jika buat tersebut masih keras, maka menandakan bahwa jeruk itu masih belum matang.***