Beberapa Negara ini Memiliki Tradisi Unik Menyambut Ramadhan, Turki Menyalakan Meriam

inNalar.com – Sama seperti di Indonesia, negara-negara dibelahan bumi lainnya juga memiliki tradisi unik untuk menyambung datangnya bulan Ramadhan.

Umat muslim diseluruh dunia akan bersuka cita karena bulan penuh berkah akan segera tiba dan akan menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh.

Tiap negara mempunyai cara yang berbeda dalam menyambut bulan Ramadhan. Dirangkum inNalar.com dari berbagai sumber, berikut ini berbagai tradisi unik umat muslim seluruh dunia untuk menyambut Ramadhan.

Baca Juga: 10 Kutipan dari Overheard Jakarta, Ada yang Bikin Malu sampai Senyum-senyum Sendiri

1. Mesir

Sejak zaman Kekhalifahan Fatamiyah, Mesir memiliki tradisi yang telah dijaga turun-temurun, yakni Fanous atau lentera dekoratif mesir.

Tradisi ini dimulai sejak kelahiran Moezz Edin Allah ketika tahun 969. Pada saat itu warga Mesir menyambut dengan menyalakan ratusan lampion, dan tetap dilakukan hingga saat ini.

Fanous menjadi simbol ketika bulan Ramadhan tiba. Bagi umat Islam di Mesir, fanous menjadi simbol kebahagiaan juga keceriaan.

Maka dari itu seringkali kita jumpai dekorari Ramadhan menggunakan lentera fanous ini.

Baca Juga: Pertolongan Pertama Menata Rindu Bagi Pelaku LDR, Saling Pengertian Adalah Kuncinya

2. Malaysia

Indonesia memiliki saudara serumpun beda negara yakni Malaysia. Walaupun serumpun, Malaysia memiliki caranya sendiri untuk menyambut Ramadhan.

Di Malaysia terdapat menu makanan yang hanya dapat ditemui ketika Ramadhan, namanya bubur lambuk. Bubur ini menjadi menu wajib ketika Ramadhan tiba.

Bubur lambuk terdiri dari beras, potongan daging, santan, dan rempah-rempah yang bermacam-macam. Bubur ini dapat ditemui jika berbuka puasa di masjid atau rumah bersama keluarga.

Negeri Jiran juga menjadikan hari pertama Ramadhan sebagai hari libur nasional.

Baca Juga: Wajib Dikomsumsi Ketika Sahur, Simak 6 Manfaat Buah Kurma, Salah Satunya Sumber Energi

3. India

India memiliki tradisi yang hampir mirip dengan Indonesia ketika Ramadhan tiba. Di India terdapat juga tradisi membangunkan sahur.

Ketika sahur, warga India akan berkeliling kota sembari meneriakkan nama Allah dan Nabi untuk membangunkan sahur umar muslim.

Tradisi ini disebut sebagai Sehiriwalas. Umat muslim India terus menjaga tradisi ini agar terus bertahan hingga terus-menerus.

Baca Juga: Beberapa Makanan yang Enak Dimakan Saat Batuk

4. Turki

Turki memiliki tradisi unik yang hanya dilakukan ketika bulan Ramadhan. Pada saat berbuka, sebuah meriam akan diletuskan sebagai tanda berbuka.

Kemudian, sejak matahari terbenam hingga terbitnya fajar, sebuah lentera yang disebut Kandil akan dinyalakan.

Turki juga memiliki menu wajib ketika Ramadhan yakni iftariye, yang isinya kurma, zaitun, keju, pastarma, sujuk, roti pide, dan berbagai jenis kue yang disebut borek.

Shalat tarawih di Turki umunya adalah 20 rakaat. Setiap 4 rakaat akan dinyanyikan sebuah lagu pujian kepada Nabi Muhammad SAW dan dinyanyikan oleh semua jemaah.

Baca Juga: Rammang-Rammang, Hidden Gem di Sulawesi Selatan, Cocok untuk Traveller Sepertimu

5. Brunei Darussalam

Sama dengan tradisi di Turki, Brunei Darussalam juga menyalakan meriam sebagai tanda waktu berbuka puasa.

Suara meriam tersebut dapat didengar di Bandar Sri Begawan kemudian disusul oleh azan.

Warga muslim Brunei Darussalam menyebut buka puasa dengan istilah sukai. Sungkai besar-besaran akan diadakan di setiap distrik pada bulan Ramadhan.

Itulah berbagai macam tradisi Ramadhan dari beberapa negara.***

Rekomendasi