Batam Siap Tandingi Singapura! Proyek Infrastuktur Digencarkan di Rempang, Buka Peluang Ekonomi Terbesar RI?

inNalar.com – Sejak zaman orde baru, Kota Batam memang sudah digadang-gadah sebagai kawasan ekonomi yang dapat menandingi negara tetangga, Singapura.

Setelah beberapa tahun, akhirnya Kota Batam mendapatkan penanganan khusus dari pemerintah pusat terkait pembangunan infrastuktur yang besar-besaran.

Beberapa proyek digencarkan pemerintah pusat guna memperbaiki tatanan ekonomi dan taraf hidup di wilayah Batam.

Baca Juga: Biayanya Rp 165 Triliun! Riau Siap Bangun Jembatan Termahal Sekaligus Terpanjang di Dunia?

Diantaranya ada progam pengembangan kawasan Rempang, kawasan perdagangan bebeas, serta Pelabuhan bebas di Batam, dan KPBPB Batam.

Menurut sumber informasi, KPBPB Batam digadang-gadang dapat meningkatkan investasi hingga Rp 381 Triliun, serta penciptaan lapangan kerja sebanyak 36.000 orang.

Kawasan Rempang di Kota Batam merupakan salah satu akses utama yang menjadi titik masuk dari negara tetangga Indonesia, yaitu Singapura ke Jakarta maupun daerah lain di Indonesia.

Baca Juga: Cuma 2 Jam dari Pekanbaru! Sungai Terdalam se-Indonesia Ternyata Ada di Riau, Kedalamannya Sampai 30 Meter?

Sehingga harapannya kawasan Rempang di Kota Batam dapat menjadi salah satu pusat baru pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan industri dan pariwisata Indonesia yang menjembatani masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Oleh karena itu, dengan adanya program tersebut, diharapkan Batam dapat menjadi wilayah yang sama bersinarnya dengan Negara Singapura.

Kemudian harapannya Kota Batam juga dapat dikembangkan secara maksimal sehingga memiliki daya tarik yang bagus, memiliki daya saing, atau kawasan ekonomi dan daya tarik untuk investor.

Baca Juga: Terancam Hilang dari Peta! Kantor Bupati Termegah se-Riau Ini Ternyata Habiskan Anggaran Rp 133 Miliar

Pemerintah pusat juga berharap pengembangan kawasan Rempang di Batam akan dapat memberikan spell over efek kepada kawasan-kawasan lain di sekitarnya.

Menurut sumber informasi, kabarnya Indonesia akan mendapatkan komitmen ivestasi dari perusahaan asing.

Yang mana perusahaan asing tersebut akan menanamkan modalnya sebesar Rp 174 Triliun di kawasan Rempang, Batam.

Investasi yang akan dilakukan di kawasan Rempang Batam tersebut terdiri dari industri menengah, serta kawasan perumahan dan Perdagangan jasa intregasi, industri manufaktur dan kawasan pariwisata terintegrasi,

Letak kawasan Rempang, Batam sendiri berada tidak jauh dari perbatasan negara tetangga,Singapura dan Malaysia, sehingga dapat meningkatkan daya saing Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

Dengan adanya proyek infrastuktur secara besar-besaran di Kota Batam, diharapkan ekonomi di Batam akan semakin naik dan tentu saja lebih maju.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]