Baru Menjabat 2 Tahun, Harta Kekayaan Bupati Sumbawa NTB Malah Anjlok, Hingga Punya Utang Rp118 Juta?

inNalar.com – Bupati Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) baru menjabat selama dua tahun.

Mahmud Abdullah baru menjabat sejak 26 April 2021 dan berakhir masa jabatan pada 21 April 2024.

Selama menjabat sebagai Bupati Sumbawa, harta kekayaan miliknya bukan bertambah malah menjadi turun.

Baca Juga: Miris! Hanya Punya 2 Motor, Bupati Sumbawa Mahmud Abdullah, NTB Harta Kekayaan Rp2 M dengan Total Hutang….

Sebagai pimpinan daerah tertinggi di Sumbawa dirinya tidak memiliki mobil sama sekali.

Bahkan hanya memiliki kendaran dengan nilai yang tergolong kecil berkisar Rp 17.000.000.

Dari data LHKPN tahun 2021 Mahmud memiliki harta kekayaan dengan nominal Rp 2.048.120.858.

Baca Juga: Tanahnya Senilai Rp4,7 M, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo Ini Punya Jumlah Kekayaan Fantastis!

Dari total tersebut diketahui bahwa, Mahmud memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp 1.760.649.000.

Sedangkan aset dalam bentuk alat transportasi dan mesin yang berupa 2 sepeda motor dengan nilai Rp 17.000.000.

Selain itu, harta bergerak lainnya menyentuh angka Rp 26.875.000. Sedangkan kas da setara kas dengan nominal Rp 361.597.251.

Baca Juga: Raih Penghargaan Selama Masa Jabatannya, Joune Ganda Bupati Minahasa Utara Disebut Miliki Harta Capai Rp104 M!

Tahun 2021 Bupati Sumbawa itu memiliki hutang bernilai ratusan juta yaitu Rp 118.000.393.

Sedangkan tahun 2022, Mahmud memiliki harta kekayaan Rp 2.045.788.491. Angka tersebut menurun Rp 2.332.367 dari tahun sebelumnya.

Sehingga tahun 2022 Mahmud dengan total aset tana dan bangunan Rp 1.760.649.000.

Selain itu, aset berupa kendaraan memiliki angka Rp 17.000.000 dengan harta bergerak lainnya mencapai nominal Rp 26.875.000.

Tidak hanya itu terdapat pula harta kekayaan dalam bentuk kas dan setara kas dengan nominal Rp 359.264.884.

Selain itu, Mahmud Abdullah juga memiliki hutang dengan jumlah Rp 118.000.393.

Selama menjabat 2 tahun sebagai Bupati Sumbawa, NTB, harya kekayaanya bukannya bertambah malah menurun sekitar 2 juta rupiah daripada tahun sebelumnya.***

Rekomendasi