Baru 5 Tahun Ekspansi Tambang Tembaga Tujuh Bukit di Banyuwangi, Perusahaan Ini Kantongi Kenaikan Aset hingga 20 Persen Lebih

inNalar.com – PT Merdeka Copper Gold Tbk mulai menunjukkan kinerja yang terus melesat dari tahun ke tahun.

PT Merdeka Copper sendiri saat ini juga masih melanjutkan ekspansi proyek tambang tembaga Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur.

Proyek tersebut menghabiskan biaya investasi hingga 176 juta dolar AS atau sebesar Rp2,75 triliun.

Baca Juga: Dapat Suntikan Dana Rp130 Miliar, Stadion di Sumatera Barat yang Dulunya Mangkrak Ini Bakal Dilanjut 2024

Adapun target operasinya sendiri di tahun 2027 mendatang.

Kemudian di tahun 2024 nanti diproyeksikan telah memasuki masa konstruksi.

Proyek tambang tembaga ini sendiri berlokasi di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: Terdeteksi Rugikan Negara Rp439 Miliar, Dugaan Tindakan Korupsi Dana Pengadaan Lahan Megaproyek Bendungan di Lampung Ini Terungkap

Adapun ekspansinya digarap langsung oleh anak usahanya yakni PT Bumi Suksesindo (BSI).

Digadang-gadang proyek Tembaga Tujuh Bukit akan menjadi yang terbesar di dunia.

Proyek garapan PT Merdeka Copper tersebut bahkan mampu menghasilkan sumber daya mineral sampai 1,71 miliar ton.

Baca Juga: Daftar Pemain Unggulan Malaysia Open 2024: Indonesia Masih Digdaya, Fajar-Rian Sebatang Kara

Rinciannya yakni kandungan tembaga sebanyak 0,47 persen kemudian emas 0,50 g/t.

Selain itu ada sekitar 8,1 juta ton tembaga serta 27,4 juta ounces emas.

Pada tahun 2023 ini produksi Tambang Emas Tujuh Bukit ditargetkan berada di sekitar angka 120.000 sampai 140.000 ounce emas.

Baca Juga: Diguyur Anggaran Rp420 Miliar, RSUP dr Ben Mboi di Kupang Resmi Berdiri dengan Fasilitas Super Modern, Termegah se-NTT?

Tidak heran jika ke depannya akan menambah aset pertambangan tanah air khususnya di Jawa Timur.

Perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta Selatan ini memang berfokus pada pertambangan tembaga, emas,mineral, perak, nikel, dan lainnya.

Melansir dari laporan data PT Merdeka Copper Gold Tbk pada BEI, perusahan ini telah berhasil mendapatkan kenaikan jumlah aset hingga 20 persen lebih.

Baca Juga: Keruk Biaya Rp49 Miliar, Jembatan di Jawa Barat Ini Lakukan Uji Coba Beban Pakai 9 Truk Berbobot 180 Ton, Resmi Dibuka Kapan?

Tepatnya per 30 September 2023 lalu. Adapun kenaikan jumlah asetnya mencapai angka 20,99 persen. Dengan jumlah mencapai 4.690.530.734 USD.

Sedangkan aset yang dikantongi sebelumnya yakni 3.876.665.745 USD per 30 September 2022.

Hal tersebut disebabkan oleh adanya kenaikan pos aset tetap, aset eksplorasi dan evaluasi, persediaan, hingga piutang usaha.

Baca Juga: Belajar sambil Bekerja di BRILiaN Internship Program, BRI Buka Kesempatan Emas untuk Mahasiswa

PT Merdeka Copper mengungkapkan bahwa penyebab kenaikan signifikan tersebut adalah proses pembangunan pabrik Acid Iron Metal (AIM) di Morowali.

Sebuah pabrik produksi nikel yang menjadi dampak akuisisi atas PT Huaneng Metal Industry.

Diketahui proyek AIM ini sendiri memang termasuk salah satu contoh keberhasilan dari perusahaan ini.

Baca Juga: Proyek Ruang Kreatif Senilai Rp6,1 Miliar di Mataram Ini Malah Kembalikan Dana Rp500 Juta ke Pemerintah Pusat, Kok Bisa?

Terutama dalam mengoptimalkan peluang serta mendorong inovasi pertambangan mineral oleh perusahaan.

Dengan adanya pertumbuhan yang pesat tentunya dapat memberikan dampak lebih besar bagi perekonomian tanah air.***

 

Rekomendasi