Baru 41 Tahun Berdiri, Pertambangan Batu Bara di Kalimantan Timur Ini Pernah Dicap Tambang ‘Makan Korban’

inNalar.com – Warga Kalimantan Timur, bahkan seluruh Indonesia pasti pernah mendengar mengenai perusahaan tambang batu bara yang memakan korban jiwa.

Salah satu yang pernah mengalami kasus tersebut adalah perusahaan tambang batu bara Kidecco.

Tambang batu bara Kidecco sendiri merupakan sebuah pertambangan yang berlokasi di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Baca Juga: Viral! Unggahan Video Kondisi Bromo yang Terlihat Mulai Menghijau dan Bersemi Secara Perlahan

Letaknya memang sangat jauh dari ibu kota kota baru alias IKN, yakni berjarak sekitar 1.300 kilometer.

Aktivitas tambang batu bara Kidecco merupakan pertambangan di Indonesia yang memiliki konsep ramah lingkungan.

Salah satu kelebihan dari perusahaan ini ialah pertambangan batu bara di Indonesia yang memiliki muatan yang fleksibel.

Baca Juga: Bahaya Tidur Dengan Lampu Menyala Bagi Kesehatan, Ini Efek Negatifnya Menurut dr Cahyono

Melansir dari laman resmi kideco.co.id, disebutkan bahwa perusahaan tambang batu bara yang berlokasi di Kalimantan Timur tersebut telah berdiri selama 41 tahun lamanya.

Tambang batu bara Kideco telah berdiri sejak tahun 1982, sebagai perusahaan yang meluncurkan pengembangan sumber daya.

Perusahaan ini juga diketahui telah memiliki kepercayaan pelanggan yang stabil, yakni telah memasok batu bara ke lebih dari 60 pelanggan di 13 negara.

Baca Juga: Oei Tiong Ham Concern, Perusahaan Gula Dunia asal Semarang Jawa tengah Bangkrut dalam Semalam, Korban Politik?

Meskipun keunggulan yang ditawarkan begitu luas, namun siapa sangka jika pertambangan ini juga memiliki sisi negatif yang tak banyak diketahui.

Pada tahun 2010 lalu, terjadi perisitiwa yang mencelakakan beberapa karyawan di pertambangan tersebut.

Akibat kecelakaan tambang tersebut, sebanyak lima orang akhirnya dinyatakan tewas.

Akhirnya, pemerintah pun memberikan memperingatkan PT Kideco untuk meperbaiki sistem operasi pertambangan batu bara di sana.

Terkait hal tersebut, akhirnya perusahaan tambang batu bara Kideco memperbaiki seluruh sistem operasi tambangnya.

Setelah kejadian 13 tahun silam itu, kabar mengenai tewasnya karyawan tambang di sana sudah tak terhembus lagi.***

 

Rekomendasi