Baru 2 Bulan Diresmikan, Proyek Skybridge di Stasiun Bojonggede Senilai Rp18,33 Miliar Ini Bersiap Babat Lahan 300 M2 Lagi

inNalar.com – Para penumpang commuter line yang terbiasa mengakses Peron Jakarta di Stasiun Bojonggede akan semakin mudah aksesnya.

Pasalnya usai skybridge berhasil diresmikan pada awal Desember 2023, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mempersiapkan proyek lanjutannya.

Jadi BPTJ dikabarkan tengah bersiap untuk menambah lintasan jalur yang baru dari fasilitas teranyar tersebut.

Baca Juga: Produksi Beras 14,9 Ton, PLTS di Muara Enim Sumatera Selatan Ini Dorong Irigasi Desa Karang Raja hingga 3 Kali Panen, Ternyata Dibangun Oleh…

Jalur tambahan dari skybridge itu rencananya akan terhubung langsung dengan fasilitas peron Jakarta.

Jadi penambahan lintasan skybridge baru itu diperuntukkan agar para penumpang yang hendak ke peron Jakarta tidak perlu menghabiskan waktu lama melalui underpass.

Oleh karena itu, pihaknya berkoordinasi dengan Pemkab Bogor untuk mempersiapkan rencana pengembangan lanjutannya.

Baca Juga: Laba Bersih Menukik Tajam Rp6,27 Triliun, Emiten Batu Bara di Sumatera Selatan Ini Gaet Anak Usaha Chandra Asri Guna Perluas Bisnis EBT

Ada dua agenda utama lanjutan yang telah dicanangkan BPTJ, di antaranya persiapan Detailed Engineering Design (DED) dan pengurusan izin lahan yang terdampak proyek.

Peran Pemkab Bogor akan sangat diperlukan dalam urusan kesediaan lahan proyek lanjutan skybridge di Stasiun Bojonggede.

Setidaknya terdapat 300 meter persegi lagi lahan yang perlu dibebaskan guna muluskan proyek ini.

Baca Juga: Keruk Biaya APBN Rp32,4 Miliar, Proyek Embung Wanakarya di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat Bakal Suplai Air Lahan Pertanian Seluas 777 Ha

Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Bogor, Agus Ridallah mengungkap bahwa pihaknya siap mengupayakan ketersediaan lahan tersebut.

Kendati demikian, tahap penyediaan lahan ini akan menunggu perhitungan pasti dari DED yang tengah disusun oleh BPTJ Kemenhub.

“Kami menunggu beberapa perhitungan pasti dari BPTJ Kementerian Perhubungan terkait kebutuhan lahan yang perlu dibebaskan nantinya melalui DED yang akan disusun pada tahun ini,” ungkap Agus Ridallah.

Baca Juga: Nilainya Rp242 Miliar, Uang Ganti Rugi Lahan Proyek Tol Semarang-Demak Belum Diambil oleh Pemilik Lahan yang Sah, Ternyata…

Selain adanya penambahan jalur lintasan skybridge baru, direncanakan pula pemasangan kanopi di bagian lintasan yang belum tertutupi atap.

Harapannya untuk pengerjaan kanopi ini bisa selesai pada pertengahan tahun pertama 2024.

Sebagai informasi tambahan, Skybridge Bojonggede sebelumnya telah diresmikan pada 9 Desember 2023.

Baca Juga: Bidik Potensi ‘Big Fish’, Pertamina Hulu Energi Buru Cadangan Minyak dan Gas Bumi Raksasa Guna Perkuat Ketahanan Energi RI

Peresmian tersebut diprosesikan langsung oleh Menteri Perhubungan, Bupati dan Walikota Bogor.

Panjang lintasan fasilitas akses terbaru ini bentangnya mencapai 243 meter dan dibangun dengan dana sebesar Rp18,33 miliar.

Proyek ini ditekuni oleh BPTJ agar kemacetan di area sekitar stasiun bisa terurai.

Baca Juga: Serap Investasi Senilai Rp300 Miliar, Proyek Jembatan Mangkrak di Kutai Barat, Kalimantan Timur Ditargetkan Masuk Tahap Perencanaan Pada Tahun Ini

Selain skybridge di Stasiun Bojonggede, ada pula fasilitas serupa di Tanah Abang sepanjang 386,4 meter.

Selanjutnya di Lebak Bulus pun panjangnya 307,5 meter dan masih banyak fasilitas akses stasiun serupa yang gencar digarap BPTJ selama dua tahun terakhir.***

 

Rekomendasi