

inNalar.com – Masjid Tanjak adalah tempat ibadah sekaligus destinasi wisata religi utama di Kota batam, Kepulauan Riau.
Sejak masjid ikonik Kepulauan Riau ini diresmikan pada Jumat, 24 Juni 2022, ternyata dua bulan setelahnya sempat diberlakukan penutupan sementara.
Setelah ditelusuri penyebabnya, rupanya Masjid Tanjak Batam ini mengalami kerusakan di bagian atap plafon karena terlalu lembap.
Baca Juga: 7 Wilayah di Provinsi Jawa Tengah Ini Torehkan Jumlah Perceraian Paling Tinggi, Adakah Daerahmu?
Lebih lanjut, diketahui kerusakan tersebut sebelumnya telah terjadi pada 17 Juni 2022. Sempat dugaan awal mula kerusakan plafon disebut terjadi karena ada kebocoran akibat hujan lebat di Batam, Kepulauan Riau.
Namun BP Batam menampik alasan tersebut. Pihaknya mengungkap bahwa plafon Masjid Tanjak runtuh bermula dari adanya air hujan yang masuk melalui dinding yang desainnya berlubang.
Kemudian air hujan tersebut akhirnya memasuki area dalam masjid dan menyebabkan adanya kelembapan yang tinggi hingga atap plafon rusak.
Imbas kerusakan yang terjadi, area peribadatan ditutup sementara hingga masa pemeliharaan selesai.
Syukurnya, pihak BP Batam merespon cepat kerusakan ini dan diketahui kerusakan tersebut masih di bawah tanggung jawab pihak kontraktor.
Dilansir dari laman Kementerian Agama Kepulauan Riau, Masjid Tanjak kembali digunakan secara aktif untuk beribadah pada 15 Desember 2022.
Baca Juga: Tiketnya Cuma Rp2000, Kereta Api di Aceh Namanya Mirip Pahlawan Nasional, Pernah Naik?
Insiden kerusakan tersebut sempat mengundang dugaan korupsi pembangunan, tetapi kemudian penyelidikan dihentikan sebab tidak terbukti adanya kecurangan.
Sebagai informasi tambahan, masjid ini memiliki gaya bangunan yang sangat unik karena berbentuk seperti hiasan kepala khas Melayu Kepulauan Riau.
Adapun luas bangunan 4.983 meter persegi ini, tempat ibadah umat muslim pun bisa menampung sebanyak 1.250 jemaah.
Keberhasilan BP Batam dalam membangun masjid ini menambah daftar deretan wisata religi di Kepulauan Riau yang bisa dikunjungi oleh warganya.
Diketahui, selain ada Masjid Tanjak, ada pula Masjid Agung Batam, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, dan Masjid Jabal Arafah.
Waktu yang paling digemari para pengunjung tempat ibadah ini adalah saat sore hari, karena udara angin sepoi semakin sejuk memasuki luasnya ruang masjid tersebut.
Bahkan saat Ramadhan tiba, tempat ikonik Kepulauan Riau yang ada di dalam kawasan Bandara Internasional Hang Nadim ini diserbu warga Batam untuk jadi destinasi ngabuburit.
Perlu diketahui bahwa biaya pembangunannya cukup fantastis, yakni mencapai Rp39,9 miliar.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi