

inNalar.com – Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, ternyata punya rencana ‘gila’ usai menolak penjualan Andreas Christensen ke Manchester United di bursa transfer kali ini.
Manchester United telah mengungkapkan ketertarikannya memboyong Andreas Christensen dari Barcelona pada bursa transfer Januari 2024.
Hal tersebut tidak terlepas dari penampilan yang ditunjukkan oleh Andreas Christensen bersama Barcelona di musim 2023-2024.
Bek berpaspor Denmark itu tercatat punya rata-rata melakukan tackles sebanyak 1.08 per 90 menit, menurut FB Ref.
Selain itu, Christensen memiliki rata-rata interceptions sebanyak 1.08, clearances 1.94, dan memenangkan duel udara 2.26 per 90 menit.
Andreas Christensen juga menyumbangkan 1 assist dari seluruh pertandingan yang dilakoni Barcelona pada semua ajang.
Maka tak ayal jika Manchester United ingin mengamankan jasa Christensen pada jendela bursa transfer musim dingin ini.
Terlebih lagi, Manchester United tidak akan memperpanjang kontrak Jonny Evans yang bakal berakhir pada 30 Juni 2024.
Selain itu, Andreas Christensen dinilai sebagai salah satu bek yang punya jam terbang tinggi di Liga Inggris.
Tercatat, pemain kelahiran Lillerod pada 10 April 1996 tersebut mulai jadi andalan Chelsea sejak 2017 hingga 2022.
Kendati demikian, niatan Manchester United membajak Andreas Christensen di bursa transfer awal tahun ini ditolak oleh Barcelona.
Penolakan Barcelona dikarenakan Xavi Hernandez mempunyai konsep baru untuk Andreas Christensen.
Saat ini, Barcelona mempunyai 4 bek tengah murni, yakni Ronald Araujo, Jules Kounde, Inigo Martinez, dan Andreas Christensen.
Ronald Araujo atau Jules Kounde tidak jarang dipercaya oleh Xavi Hernandez menempati posisi bek kanan.
Kendati demikian, Barcelona dilaporkan berpeluang besar mempermanenkan Joao Cancelo, yang berperan sebagai bek kanan murni.
Dengan demikian, stok di jantung pertahanan Barcelona menjadi melimpah.
Oleh sebab itu, ada rumor yang mengatakan bahwasanya Andreas Christensen bisa bergabung dengan Manchester United.
Namun, Barcablaugranes menyebut apabila Xavi Hernandez mempunyai rencana yang akan diterapkan kepada Christensen.
Rencana yang dimaksudkan adalah Xavi bakal memberikan peran baru terhadap Andreas Christensen sebagai pivot.
Artinya, Barcelona akan mempertahankan Christensen dari godaan Manchester United di bursa transfer kali ini.
Alasan Xavi Hernandez memberi kepercayaan kepada Andreas Christensen tentunya bukan tanpa alasan.
Pep Guardiola sebelumnya telah melakukan hal itu. ketika mengubah John Stones yang berposisi asli sebagai bek tengah sebagai pivot.
Bukan tidak mungkin Xavi Hernandez akan berhasil melakukan hal itu, meski sejatinya Andreas Christensen butuh waktu menjadi pivot yang mumpuni seperti eks pemain Barcelona, Sergio Busquets.