

inNalar.com – Dua desa di Kabupaten Banyuasin terdeteksi menyimpan 79 juta ton batu bara. Potensi ini membuat kedua daerah di Banyuasin itu bakal dibangun tambang terbesar se Sumatera Selatan.
Sudah terkenal di Indonesia, Kalimantan adalah pulau penghasil batu bara terbesar. Selain pulau Kalimantan ternyata Sumatera Selatan juga berpotensi menjadi penyokong tambang batu bara.
Daerah manakah di Sumatera Selatan yang digadang akan menjadi penghasil jutaan ton batu bara tersebut? Simak ulasan berikut ini.
Berdasarkan SNI 5015-2019 klasifikasi sumber daya dan cadangan batu bara terbagi menjadi target eksplorasi, inventori, sumber daya tereka, cadangan terkira dan cadangan terbukti.
Tahapan eksplorasi mencerminkan tingkat keyakinan geologi dari data teknis yang digunakan pada proses estimasi sumber daya batu bara.
Salah satu tugas dan kewenangan pemerintah dalam upaya melakukan inventarisasi potensi batu bara nasional adalah dengan melakukan kegiatan survei tinjau.
Di Provinsi Sumatera Selatan terdeteksi beberapa daerah yang menyimpan potensi cadangan batu bara sangat besar.
Hal itu terbukti sebagaimana 2 desa di Kabupaten Banyuasin yang jauh dari perkotaan tapi memiliki sumber daya alam melimpah.
Tepatnya terletak di Desa Tebing Abang dan Desa Rantau Bayur. Kedua wilayah ini menyimpan potensi batu bara sangat besar.
Desa Tebing Abang diketahui memiliki sumber daya dan cadangan batu bara yang tereka mencapai 30,07 juta ton.
Sedangkan di desa Rantau Bayur, menyimpan sebanyak 49,3 juta ton (tereka), 17,02 juta ton (tertunjuk) dan 6,9 juta ton (terbukti).
Untuk mengenal potensi dari kedua desa di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan itu, simak profil lengkapnya berikut!
Profil Desa Tebing Abang
Tebing Abang merupakan sebuah desa dengan luas 4.435,02 ha yang berlokasi di kecamatan Rantau Bayur.
Tercatat desa ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 3.532 dengan persentase kepadatan 0,80 per Km2.
Menurut data BPS tahun 2022, tingkat untuk mencapai sarana pendidikan terdekat bagi warganya masih tergolong sulut untuk kategori sekolah MI dan mudah untuk MTS.
Mirisnya desa kecil ini juga tidak satupun memiliki rumah sakit atau balai pengobatan. Warga Tebing Abang hanya punya 1 Puskesmas dengan fasilitas tanpa rawat inap.
Meski demikian, daerah terpencil di Sumatera Selatan ini menyimpan potensi yang begitu besar untuk pertambangan batu bara.
Profil Desa Rantau Bayur
Desa Rantau Bayur juga berada di kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Baca Juga: Bukan di Amerika, Benua Atlantis Ternyata Ada di Indonesia, Pulau Ini Diklaim Jadi Lokasi Utamanya!
Daerah ini memiliki 2.595 jiwa penduduk yang semuanya menganut agama Islam.
Desa Rantau Bayur memiliki sarana dan wadah untuk menimba ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang keagamaan.
Wilayah ini diketahui cukup sulit ditelusuri melalui internet, karena tidak ditemukan catatan resmi mengenai tahun berdirinya.
Sebelumnya Desa Rantau Bayur lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan “Pondok”. Pasalnya pada zaman dulu banyak penduduk pendatang.
Orang-orang tersebut yang menyelamatkan diri dari ancaman perang. Pada waktu itu kebanyakan mereka berasal dari Palembang.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi