Banyak yang Salah Kaprah! Penyebab Diabetes Melitus Bukan Karena Gula Darah Naik, Tapi ini…

inNalar.com – Diabetus melitus seringkali dikaitkan dengan kenaikan gula darah.

Padahal penyebab sebenarnya dari diabetes melitus bukan karena gula darah.

Ada sebab lain yang mengakibatkan gula darah naik pada penderita diabetes melitus.

Baca Juga: Penderita Diabetes Melitus Wajib Tahu! Inilah Resep Herbal Ampuh untuk Mengobati Kebas dan Kesemutan

Sebab-sebab kecil yang disepelekan banyak orang, yang akhirnya membuat gula darah naik dan menjadi diabetes melitus.

Dikutip dari Tiktok @bodikalibrasi, diabetes melitus tidak diakibatkan oleh naiknya gula darah.

Melainkan karena tubuh gagal mengelola lemak menjadi asam lemak, yang akhirnya menjadi plak.

Baca Juga: Simak Penyebab Diabetes Melitus, Keturunan atau Genetik Bisa Jadi Salah Satu Faktornya?

“Segala macam penyakit digeneratif, berasal dari metabolisme tubuh yang gagal mengelola minyak untuk menjadi nutrisi asam lemak,” ucap pria berkacamata dalam video yang berdurasi 9 menit itu.

Sehingga orang yang terkena penyakit diabetes melitus bukan karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung gula.

“Munculnya pertama itu karena ada gangguan pada lambung. Ketika nyeri, mungkin hanya 20 persen. 80 gangguan lambung itu tanpa sakit. Ini bahaya,” tegasnya.

Baca Juga: Ketahui Gejala-Gejala Diabetes di Usia Muda, Salah Satunya Nafsu Makan Meningkat

Definisi gangguan lambung yang dimaksud yakni, lambung gagal mengolah makanan menjadi nutrisi.

“Lambung olah protein jadi asam amino. Cairan dalam lambung itu seperti kompor. Kalau apinya kecil masaknya lama. Kalau yang dimakan karbohidrat saja masih mending,” terangnya.

Pada dasarnya, lambung hanya akan mengolah 50 persen makanan menjadi nutrisi. Sisanya dibuang menjadi kotoran.

“Karbohidrat saja itu masih mending. Yang sulit dicerna lambung itu protein,” tambahnya.

Ketika lambung bermasalah, maka minyak lemak yang dihasilkan akan menjadi plak dan menutupi reseptor sel.

“Insulin itu fungsinya membuka reseptor sel. Kalau insulin sedikit maka tidak bisa masuk minyak lemaknya. Akhirnya sel tidak bisa makan itu, yang terjadi resistensi insulin,” bebernya.

Naiknya gula darah karena nutrisi yang dihasilkan oleh lambung tidak bisa dimakan oleh sel.

Pasalnya karena ada plak yang menyumbat pintu reseptor.

“Sehingga gula tidak bisa dimakan oleh sel. Jadi kalau menyalahkan gula sebagai penyebab diabetes melitus itu salah,” katanya.

Menurutnya, ketika pemahaman soal suatu penyakit sudah salah, maka pengobatananya pun juga akan salah.

“Akhirnya yang jadi korban pankreas. Pankreas yang dipaksa insulin lama-lama tidak akan berefek. Sebaiknya lambung dulu yang dibenerin,” jelasnya.

Sehingga ketika pengobatan yang dilakukan tidak tepat, akan membuat penderita diabetes melitus harus minum obat seumur hidup.

“Bukan pankreas yang salah. Kalau penyembuhannya tidak tepat, harus minum obat seumur hidup. Lambungnya dibenerin dulu biar tidak menjadi plak baru. Kalau plak hilang, reseptor bersih lagi,” tutupnya.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]