Banyak Makam Bayi! Padepokan Keramat di Pegunungan Walikukun, Tulungagung Ini Milik Utusan Mataram?

inNalar.com – Padepokan keramat yang terletak di pegunungan Walikukun ini dikelilingi oleh banyak makam bayi.

Lokasinya di Desa Wajak Kidul, kecamatan Boyolangu, kabupaten Tulungagung, provinsi Jawa Timur.

Jalan menuju padepokan ini hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki menaiki tangga. Sepeda motor hanya bisa sampai gerbang.

Baca Juga: Sambut Bulan Inklusi Keuangan, Holding Ultra Mikro Hadirkan Aplikasi SenyuM Mobile dengan Aneka Fitur Menarik

Jumlah tangga menuju puncak padepokan kurang lebih ada seribu. Oleh sebab itu masyarakat menyebutnya tangga seribu.

Dilansir inNalar.com dari video YouTube yang diunggah oleh akun HM Adventure.

Menurut sejarah, situs tersebut adalah tempat peristirahatan terakhir Eyang Agung Hanyokrokusumo, atau disebut Eyang Cokrokusumo.

Baca Juga: Afghanistan Diguncang Gempa Bumi 6,3 Magnitudo di Provinsi Herat, Update Jumlah Korban dan Kondisi Terkini

Selain itu, masyarakat setempat juga menyebutnya Eyang Wisnu Petir. Ia merupakan penasehat Sultan Agung, raja dari kerajaan Mataram Islam.

Eyang Cokrokusumo diutus Sultan Agung untuk pergi ke Tulungagung pada tahun 1620.

Kepergiannya dimaksudkan untuk melihat daerah kekuasaan Mataram sekaligus menyebarkan agama Islam.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Gambar Ini Ungkap Apakah Kamu Seorang yang Mudah Bergaul atau Tertutup? Yuk Cari Tahu!

Hal ini disebabkan mangkatnya pemimpin Tulungagung, yakni Tumenggung Surontani Kerto Kusumo.

Eyang Cokrokusumo datang menunaikan tugas ditemani empat punggawa yang turut dimakamkan di padepokan.

Kini, situs ini sangat sepi pengunjung. Pohon-pohon hutan membuat suasana semakin seram.

Ditambah, di luar area padepokan terdapat banyak makam kuno berukuran kecil.

Masyarakat menduga makam tersebut adalah kuburan bayi, mulai dari ukuran 20 sentimeter hingga 1 meter. ***

 

Rekomendasi